Selasa, April 14, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Penyakit Zoonotik Virus Nipah Berpotensi Menjadi Wabah

redaksi
31 Januari 2026
Kategori : Berita, Kesehatan
0
Penyakit Zoonotik Virus Nipah Berpotensi Menjadi Wabah

FOTO: BRIN

Darilaut – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengingatkan penyakit zoonotik virus Nipah (Nipah virus/NiV) perlu diwaspadai karena memiliki tingkat kematian yang tinggi dan berpotensi menimbulkan wabah.

Di sejumlah negara, wabah NiV juga dikaitkan dengan konsumsi makanan yang terkontaminasi urin atau saliva kelelawar.

Meski hingga kini belum ditemukan kasus pada manusia di Indonesia, berbagai bukti ilmiah menunjukkan bahwa virus ini telah bersirkulasi di alam.

Peneliti Ahli Utama Virologi  sekaligus Kepala Organisasi Riset Kesehatan – Badan Riset dan Invoasi Nasional (BRIN), Niluh Putu Indi Dharmayanti, mengatakan penularan virus Nipah ke manusia, antara lain, dapat terjadi melalui kontak langsung dengan hewan terinfeksi seperti babi, konsumsi makanan yang terkontaminasi, serta penularan antarmanusia.

Indi menjelaskan bahwa virus Nipah merupakan penyakit zoonotik yang perlu dipahami secara tepat berdasarkan kajian ilmiah, mengingat karakteristiknya yang serius dan berpotensi menimbulkan wabah apabila tidak diantisipasi dengan baik.

Virus Nipah, kata Indi, pertama kali diidentifikasi pada wabah di Malaysia pada 1998 dan sejak itu menimbulkan kejadian berulang di sejumlah negara Asia Selatan dan Asia Tenggara.

“Nipah virus memiliki dampak serius terhadap kesehatan masyarakat, kesehatan hewan, serta aspek sosial dan ekonomi,” ujar Indi, Jumat (30/1).

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: BRINKelelawarVirus Nipah
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Siklon tropis Fytia Mendarat di Pantai Barat Madagaskar

Next Post

Belum Ada Obat Atau Vaksin Virus Nipah

Postingan Terkait

Topan Super Sinlaku Mendekati Kepulauan Mariana Utara

Topan Super Sinlaku Mendekati Kepulauan Mariana Utara

14 April 2026
Edudive Tampilkan Keunggulan Teluk Tomini dalam Pameran Deep and Extreme dan Marine Action Expo

Edudive Tampilkan Keunggulan Teluk Tomini dalam Pameran Deep and Extreme dan Marine Action Expo

13 April 2026

Cahaya di Langit Indonesia Jejak Roket Cina Jielong-3

Tuna Sirip Biru Berat 190 kg Terjual Rp 1 Miliar Lebih di Pingtung Taiwan

Jurusan Farmasi FOK UNG dan Fakultas Farmasi Unhas Perkuat Kolaborasi Akademik

Dicky Rahmansyah Dari FMIPA Mahasiswa Berprestasi UNG 2026

Topan Super Sinlaku Akan Melintasi Kepulauan Mariana Utara

Menteri Hukum Minta Standarisasi Global Dalam Pengelolaan Royalti Musik dan Lagu

Next Post
Belum Ada Obat Atau Vaksin Virus Nipah

Belum Ada Obat Atau Vaksin Virus Nipah

TERBARU

Topan Super Sinlaku Mendekati Kepulauan Mariana Utara

Edudive Tampilkan Keunggulan Teluk Tomini dalam Pameran Deep and Extreme dan Marine Action Expo

Cahaya di Langit Indonesia Jejak Roket Cina Jielong-3

Tuna Sirip Biru Berat 190 kg Terjual Rp 1 Miliar Lebih di Pingtung Taiwan

Jurusan Farmasi FOK UNG dan Fakultas Farmasi Unhas Perkuat Kolaborasi Akademik

Dicky Rahmansyah Dari FMIPA Mahasiswa Berprestasi UNG 2026

AmsiNews

REKOMENDASI

Tiga Paus Pembunuh Melintas di Perairan Olele

BNPB dan UNESCO Bahas Sistem Peringatan dan Mitigasi Tsunami

Sosialisasi Aplikasi Laut Nusantara

Letusan Gunung Berapi Hunga Tonga di Pasifik Selatan Menghasilkan Ledakan Bawah Laut Terbesar

Januari 2026 Nilai Tukar Petani Provinsi Gorontalo Turun 4,05 Persen

Topan Krathon Bergerak Lambat di Barat Daya Kaohsiung

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.