Sambil berbaring di perahu wisatawan bisa bernyanyi, menggerakan tangan, saat hiu paus mendekat.
Hingga Minggu (1/6/2025) pose Prilly berperahu transparan di dekat hiu paus Botubarani di akun Instagram @prillylatuconsina96 sudah dilihat 36,8 juta kali, sedangkan akun Tiktok @prillylatuconsina15 sebanyak 31,9 juta.
Ketika Prilly tiba lokasi hiu paus Botubarani untuk menyelam pada April 2024, jumlah perahu transparan hanya satu.

Sekarang ini ”sudah ada 15 perahu (transparan) di sini,” kata Ketua Kelompok Masyarakat Pengawas Perikanan (Pokmaswas) Botubarani, Olis Latief, kepada Darilaut.id, pada Minggu (1/6). ”Sebagian besar perahu milik warga Botubarani” untuk melayani pengunjung.
Olis yang juga ketua konservasi Orca di Botubarani, Teluk Tomini, mengatakan perahu transparan itu dibeli melalui pesanan online dari Taiwan, Cina dan Jakarta.
”Tiga Taiwan, lima Cina dan sisanya dari Jakarta, dengan model yang sama,” ujarnya, sembari menambahkan terdapat dua model perahu berbentuk love.
Harga perahu transparan berkisar Rp 20,5 juta sampai Rp 28 juta, sudah termasuk dengan ongkos kirim.
Perahu transparan, kata Olis, untuk ”buatan Cina 20,5 juta,” sedangkan yang dibeli dan dikirim dari Jakarta ”harga 28 juta.”
Perahu transparan tersebut rata-rata memiliki panjang tiga meter dengan lebar 80 cm.




