Rabu, Juli 15, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Perburuan Paus, Praktik Grindadráp di Kepulauan Faroe Berbeda dengan Lamalera

redaksi
15 Juli 2026
Kategori : Berita, Konservasi, Orca
0
Stop Perburuan Paus dan Lumba-lumba

FOTO: DOK. BLUE PLANET SOCIETY

Namun, norma internal Lamalera sangat ketat. ”Hanya paus sperma jantan dewasa yang boleh ditangkap, tidak pernah anak paus atau betina, untuk memastikan populasi yang berkembang biak tidak menjadi sasaran,” tulis peneliti.

Wilayah perburuan terbatas pada laut yang berdekatan dengan desa (dalam jarak sekitar 5 mil laut), dan perburuan hanya dilakukan selama musim tertentu (April–Oktober) ketika laut tenang.

Metode tradisional digunakan, yaitu tombak yang dilempar dengan tangan dari perahu kayu tanpa motor (disebut pledang), yang secara inheren membatasi kapasitas tangkapan.

Hasil tangkapan dalam beberapa dekade terakhir rata-rata hanya beberapa ekor paus per tahun, dan beberapa tahun bahkan tidak ada sama sekali.

Daging dan minyak setiap paus dibagikan di seluruh komunitas dan dengan desa-desa pedalaman melalui barter, alih-alih memasuki pasar komersial.

Singkatnya, praktik Lamalera adalah sistem subsisten yang terikat erat dengan perlindungan konservasi yang terintegrasi, baik secara praktis maupun spiritual.

Secara hukum, perbedaannya sangat mencolok. Kepulauan Faroe, dengan dukungan Denmark, telah mengkodifikasi dan secara diplomatik membela Grindadráp bahkan di tengah protes global.

Di Indonesia, sebaliknya, Ola Nuâng-lefa Nué tidak memiliki perlindungan atau pengakuan hukum formal.

Halaman 3 dari 5
Sebelumnya12345Selanjutnya
Tags: Dr. Alexander AurFaroeKonservasi PausLamaleraPerburuan PausSea Sepherd
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Konservasi Paus Berkelanjutan di Lamalera Laut Sawu Nusa Tenggara Timur

Next Post

448 Mahasiswa KKN UNG Berfokus Turunkan Angka Kematian Ibu dan Anak

Postingan Terkait

Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan UNG Dingatkan Memberikan Solusi Bagi Masyarakat

Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan UNG Dingatkan Memberikan Solusi Bagi Masyarakat

15 Juli 2026
448 Mahasiswa KKN UNG Berfokus Turunkan Angka Kematian Ibu dan Anak

448 Mahasiswa KKN UNG Berfokus Turunkan Angka Kematian Ibu dan Anak

15 Juli 2026

Konservasi Paus Berkelanjutan di Lamalera Laut Sawu Nusa Tenggara Timur

BRIN Bahas Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Hidup Masyarakat Adat Lamalera

Lamalera Spesialis Menangkap Paus Bergigi, Lamakera Tak Bergigi

Pendekatan Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Masyarakat Adat Lamalera

Kosmologi Penangkapan Paus di Lamalera NTT Selaras dengan Konservasi Integratif

Lebih Dari 3 Juta Orang Dievakuasi Akibat Topan Bavi di Cina

Next Post
448 Mahasiswa KKN UNG Berfokus Turunkan Angka Kematian Ibu dan Anak

448 Mahasiswa KKN UNG Berfokus Turunkan Angka Kematian Ibu dan Anak

TERBARU

Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan UNG Dingatkan Memberikan Solusi Bagi Masyarakat

448 Mahasiswa KKN UNG Berfokus Turunkan Angka Kematian Ibu dan Anak

Perburuan Paus, Praktik Grindadráp di Kepulauan Faroe Berbeda dengan Lamalera

Konservasi Paus Berkelanjutan di Lamalera Laut Sawu Nusa Tenggara Timur

BRIN Bahas Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Hidup Masyarakat Adat Lamalera

Lamalera Spesialis Menangkap Paus Bergigi, Lamakera Tak Bergigi

AmsiNews

REKOMENDASI

UNG Beri Pembekalan untuk Panitia dan Pengawas UTBK PPG

Konflik Timur Tengah, Dampak Krisis Menyebar di Seluruh Wilayah

Kondisi Terkini Pembangunan Bendungan Bulango Ulu

Kondisi Organ Perut Hiu Paus di Bantul Tidak Ada Keanehan

32 Lumba-Lumba Terdampar di Dekat Tokyo

Sosialisasi Tahapan Pilkada 2024 KPU Kabupaten Gorontalo Berlangsung Meriah

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.