Darilaut – Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) menyebutkan pada pertengahan Februari 2026, kondisi La Niña yang lemah telah menurun di seluruh Pasifik tropis.
Prediksi model dan penilaian ahli menunjukkan sekitar 60% kemungkinan kondisi netral ENSO (El Niño-Southern Oscillation) akan berkembang selama periode Maret hingga Mei 2026.
Kemungkinan terjadinya La Niña diperkirakan sekitar 30%, sedangkan El Niño tetap tidak mungkin terjadi, yaitu sekitar 10% selama Maret-Mei 2026, kata WMO.
WMO mengatakan kemungkinan netral ENSO akan meningkat menjadi sekitar 70% pada April-Juni sebelum menurun menjadi 60% pada Mei-Juli.
Sementara kemungkinan El Niño meningkat secara bertahap dari 30% menjadi 40% selama periode yang sama.
Menurut WMO informasi tentang ENSO harus dikombinasikan dengan faktor-faktor lain yang relevan secara regional dan lokal untuk mengantisipasi dampaknya terhadap iklim regional.
WMO telah mengeluarkan update terbaru bahwa pada Maret hingga Mei 2026, terdapat sinyal global yang luas untuk suhu permukaan daratan di atas rata-rata.
Prediksi curah hujan di Pasifik khatulistiwa menunjukkan pola seperti La Niña yang masih bertahan, tetapi di bagian lain dunia sinyalnya lebih beragam.
Peristiwa La Niña lemah baru-baru ini diperkirakan akan mereda menjadi kondisi netral ENSO yang mungkin akan bergeser ke episode El Niño yang menghangatkan di akhir tahun ini, menurut WMO.




