Pendekatan co-funding menjadi solusi cerdas agar dana abadi pendidikan dapat menjangkau lebih banyak talenta tanpa mengurangi kualitas dukungan yang diberikan.
“Kami yakin betul Indonesia tidak akan pernah maju tanpa industri yang kuat, dan industri tidak akan kuat tanpa riset yang mendalam. Oleh karena itu, LPDP mendukung penuh program DBR ini,” ujarnya.
“Kami bergerak dengan prinsip ‘gaspol rem blong’ untuk memastikan setiap sektor industri strategis, mulai dari energi hingga ekonomi kreatif, didukung oleh para pakar berbasis kaidah ilmiah. Sinergi ini adalah investasi jangka panjang untuk kemandirian bangsa.”
BRIN juga menjamin keberlanjutan karier para lulusan melalui program Post-Doctoral selama dua tahun untuk memastikan hasil penelitian para doktor baru ini dapat terus dikembangkan hingga mencapai tahap komersialisasi atau kebijakan publik.
Melalui kolaborasi antara BRIN dan LPDP, pemerintah berharap semakin banyak talenta muda Indonesia yang tertarik menekuni bidang riset dan inovasi.
Kehadiran para peneliti unggul diharapkan mampu menghasilkan solusi ilmiah bagi berbagai tantangan pembangunan nasional sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global.




