Rabu, Juli 15, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Topan Super Sinlaku Mendekati Kepulauan Mariana Utara

redaksi
14 April 2026
Kategori : Berita
0
Topan Super Sinlaku Mendekati Kepulauan Mariana Utara

Topan Super (Super Thypoon) Sinlaku pada Selasa (14/4) pagi. GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – Topan Super (Super Thypoon) Sinlaku mendekati Kepulauan Mariana Utara, Samudra Pasifik Barat, pada Selasa (14/4).

Saat ini Sinlaku dengan jarak 211 km tenggara Pulau Tinian Mariana Utara dan 241 km timur-timur laut Guam.

Menurut Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC) ini adalah sistem yang berbahaya. Bahaya yang mungkin terjadi meliputi angin kencang yang merusak, curah hujan lebat, gelombang badai, serta laut yang bergelombang.

Sinlaku telah bergerak ke arah barat laut dengan kecepatan 13 km per jam (7 knot) selama 6 jam terakhir, kata JTWC. Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 13,1 meter (43 kaki).

JTWC mengatakan Sinlaku kemungkinan sedang dalam proses siklus penggantian dinding mata badai, dengan dinding mata badai sekunder hampir sepenuhnya melingkari dinding mata badai utama.

Oleh karena itu, Sinlaku saat ini mempertahankan intensitasnya saat mendekati Kepulauan Mariana Utara.

Selanjutnya, sistem ini diperkirakan akan mulai melemah karena masuknya udara kering dan berkurangnya aliran keluar ke arah barat laut di lapisan atas.

Jalur perkiraan telah bergeser sedikit ke arah barat daya dan pusat sirkulasi tingkat rendah diperkirakan akan melewati pulau Tinian dalam waktu sekitar 24 jam.

Setelah melewati titik terdekat dengan Kepulauan Mariana Utara, Sinlaku diperkirakan akan berbelok dan terus bergerak ke utara-timur laut.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Japan Meteorological AgencyJTWCKepulauan Mariana UtaraTopan Sinlaku
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Edudive Tampilkan Keunggulan Teluk Tomini dalam Pameran Deep and Extreme dan Marine Action Expo

Next Post

Mahasiswa KKN Tematik UNG Mengoptimalkan Potensi Lokal dan Penguatan Digital

Postingan Terkait

Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan UNG Dingatkan Memberikan Solusi Bagi Masyarakat

Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan UNG Dingatkan Memberikan Solusi Bagi Masyarakat

15 Juli 2026
448 Mahasiswa KKN UNG Berfokus Turunkan Angka Kematian Ibu dan Anak

448 Mahasiswa KKN UNG Berfokus Turunkan Angka Kematian Ibu dan Anak

15 Juli 2026

Perburuan Paus, Praktik Grindadráp di Kepulauan Faroe Berbeda dengan Lamalera

Konservasi Paus Berkelanjutan di Lamalera Laut Sawu Nusa Tenggara Timur

BRIN Bahas Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Hidup Masyarakat Adat Lamalera

Lamalera Spesialis Menangkap Paus Bergigi, Lamakera Tak Bergigi

Pendekatan Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Masyarakat Adat Lamalera

Kosmologi Penangkapan Paus di Lamalera NTT Selaras dengan Konservasi Integratif

Next Post
Mahasiswa KKN Tematik UNG Mengoptimalkan Potensi Lokal dan Penguatan Digital

Mahasiswa KKN Tematik UNG Mengoptimalkan Potensi Lokal dan Penguatan Digital

TERBARU

Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan UNG Dingatkan Memberikan Solusi Bagi Masyarakat

448 Mahasiswa KKN UNG Berfokus Turunkan Angka Kematian Ibu dan Anak

Perburuan Paus, Praktik Grindadráp di Kepulauan Faroe Berbeda dengan Lamalera

Konservasi Paus Berkelanjutan di Lamalera Laut Sawu Nusa Tenggara Timur

BRIN Bahas Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Hidup Masyarakat Adat Lamalera

Lamalera Spesialis Menangkap Paus Bergigi, Lamakera Tak Bergigi

AmsiNews

REKOMENDASI

Festival Panggil Dugong Jadi Agenda Tahunan di Alor

Rehabilitasi Ira Puspadewi: Publik Apresiasi Presiden, Namun Kritik Keras Sistem Peradilan

Banjir Melanda 8 Desa di Konawe Utara

Indonesia Eksportir Mutiara Terbesar ke-4 di dunia

Spesies Ikan Baru Ditemukan di Pulau Taiping, Taiwan

Kapal Murah Rejeki Terbakar di Batu Ampar, Batam

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.