Sabtu, September 5, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Perubahan Iklim Memicu Musim Topan Luar Biasa di Filipina

redaksi
30 Desember 2024
Kategori : Berita, Iklim
0
Taiwan Keluarkan Peringatan Laut dan Menangguhkan Sejumlah Layanan Saat Topan Kong-rey Mendekat

Topan (typhoon) Kong-rey di atas Laut Filipina, Rabu (30/10) pagi. GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – World Weather Attribution (WWA) mencatat perubahan iklim (climate change) telah meningkatkan akhir musim topan yang luar biasa di Filipina.

WWA atau Atribusi Cuaca Dunia, lembaga yang melibatkan ilmuwan di seluruh dunia untuk mengukur perubahan iklim dan kemungkinan peristiwa cuaca ekstrem, menyoroti perlunya ketahanan terhadap peristiwa topan (siklon tropis) berturut-turut di Filipina.

Musim topan 2024 di Filipina luar biasa, dengan enam topan mempengaruhi negara itu hanya dalam waktu 30 hari, beberapa di antaranya secara bersamaan aktif di wilayah tersebut.

Kelompok badai pada bulan November, yang belum pernah disaksikan sebelumnya di cekungan itu, mempengaruhi lebih dari 13 juta orang, menghancurkan kehidupan dan mata pencaharian serta memberikan tekanan besar pada sumber daya dan infrastruktur.

Pada Sabtu, 16 November 2024, Topan Super Man-Yi mendarat di Filipina dengan kecepatan angin maksimum 195 km per jam, mengakhiri bulan cuaca ekstrem yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Itu adalah badai ke-24 musim ini dan topan keenam yang melanda Filipina hanya dalam waktu 30 hari.

Biasanya, November hanya melihat tiga badai bernama di seluruh cekungan, dengan satu mencapai status topan super, berdasarkan rata-rata historis (NASA, 2024).

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: FilipinaPerubahan IklimSamudra PasifikSiklon TropisWorld Weather Attribution
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Vanuatu Negara di Kawasan Cincin Api Pasifik yang Rawan Bencana

Next Post

13 Juta Orang Terkena Dampak 6 Topan Berturut-turut di Filipina

Postingan Terkait

Letusan Gunung Ibu Tercatat Sebanyak 1486 Kali

Letusan Gunung Ibu Tercatat Sebanyak 1486 Kali

5 September 2026
Afrika Lebih Besar, PBB: Distorsi Pengecilan Melanggengkan Pandangan Dunia yang Tidak Seimbang

Afrika Lebih Besar, PBB: Distorsi Pengecilan Melanggengkan Pandangan Dunia yang Tidak Seimbang

5 September 2026

Peta Afrika Tampak Kecil, Tidak Sesuai Ukuran Asli

Gunung Ibu di Halmahera Barat Meletus

UNAIR Beri Dukungan Optimal untuk Membantu Program Studi Kebidanan UNG

Kejadian Langka Saat Fenomena El Niño: Trio Siklon Tropis Beriringan di Pasifik Timur Laut

Api Menghanguskan Hutan dan Lahan di Pulau Sumatra, Asap Menyebar Hingga Asia Tenggara

Sensor MODIS NASA Menangkap Kebakaran Lahan Gambut di Indonesia

Next Post
13 Juta Orang Terkena Dampak 6 Topan Berturut-turut di Filipina

13 Juta Orang Terkena Dampak 6 Topan Berturut-turut di Filipina

TERBARU

Letusan Gunung Ibu Tercatat Sebanyak 1486 Kali

Afrika Lebih Besar, PBB: Distorsi Pengecilan Melanggengkan Pandangan Dunia yang Tidak Seimbang

Peta Afrika Tampak Kecil, Tidak Sesuai Ukuran Asli

Gunung Ibu di Halmahera Barat Meletus

UNAIR Beri Dukungan Optimal untuk Membantu Program Studi Kebidanan UNG

Kejadian Langka Saat Fenomena El Niño: Trio Siklon Tropis Beriringan di Pasifik Timur Laut

AmsiNews

REKOMENDASI

Siklon Tropis Freddy Kembali Menguat di Selatan Jawa Barat

Seafood Show Osaka Hadirkan Produk Perikanan Indonesia

Susi Air dan KKP Buka Posko Peduli Palu-Donggala

Tidak Ada Manfaat Ekonomi Bagi Negara untuk Perburuan Paus

BNPB Kembangkan Aplikasi Kawasan Rawan Bencana Gunung Lewotolok

Banjir di Sulawesi Meluas

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.