Jumat, Oktober 23, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Baruna Jaya IV Masih Mencari Kotak Hitam CVR

redaksi
15 Januari 2021
Kategori : Berita
0
Kapal Riset Baruna Jaya IV Bantu Pencarian Pesawat Sriwijaya Air

Kapal Riset Baruna Jaya IV. FOTO: BPPT

Darilaut – Kapal Riset Baruna Jaya IV milik Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) masih melakukan kotak hitam Cockpit Voice Recorder (CVR), di lokasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di perairan Kepulauan Seribu.

Menurut Kepala BPPT Hammam Riza, KR Baruna Jaya IV yang berada di area pencarian, terus berupaya mencari CVR yang menjadi bagian dari black box (kotak hitam) pesawat nahas tersebut.

“Pencarian CVR terus dilakukan menggunakan robot bawah laut yang biasa kita kenal dengan nama Remotely Operated Vehicle (ROV) sejak Rabu malam hingga Kamis dini hari pukul 02.00 WIB,” kata Hammam di Jakarta, Kamis, (14/1).

Hammam mengatakan dalam Operasi SAR gabungan ini BPPT terus berkoordinasi, dengan seluruh institusi yang terlibat. Setelah mendapatkan clearance dari Basarnas dan KNKT, tim survei Kapal Riset Baruna Jaya IV BPPT mendekati lokasi Jatuhnya Pesawat Sriwijaya SJ 182.

BPPT diberikan keleluasaan untuk masuk pada titik utama ditemukannya Flight Data Recorder (FDR) SJ182. Saat ini Baruna Jaya IV kurang lebih berada di barat daya, sekitar 30 meter dari titik ditemukannya FDR.

Kepala Balai Teknologi Survei Kelautan Djoko Nugroho mengatakan saat menemukan black box pesawat Lion Air PK LQP di perairan Karawang pada tahun 2018, FDR dengan CVR ditemukan dengan jarak kurang lebih 80 meter.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: BasarnasBPPTKepulauan SeribuKNKTPesawat JatuhSriwijaya Air
Bagikan2Tweet2KirimKirim
Previous Post

85 Kejadian Banjir dan 20 Tanah Longsor di Awal Tahun 2021

Next Post

Gempa Kuat Kembali Mengguncang Majene

Postingan Terkait

Titik Panas Kalteng Terbanyak, Kualitas Udara Palangkaraya Kategori Berbahaya

Kualitas Udara Palangkaraya Masih Kategori Berbahaya, Termasuk Lore Lindu di Sulawesi Tengah

23 Oktober 2026
Topan Super Champi Sedikit Melemah di Timur Taiwan

Topan Super Champi Sedikit Melemah di Timur Taiwan

23 Oktober 2026

Super Typhoon Champi Weakens East of Taiwan

Copernicus Marine Catat Topan Super Champi Memiliki Kecepatan Angin Terkuat di Dunia Tahun 2026

Etika Profesi dan Pengabdian Komitmen Lulusan Kedokteran UNG

Partisipan 46 Negara Dibekali Kesiapsiagaan Menghadapi El Niño

5 Daerah di Provinsi Gorontalo Kategori Awas Kekeringan

Gagas Restorasi Padang Lamun di Teluk Tomini Mahasiwa FMIPA UNG Juara 3 Lomba Esai Nasional

Next Post
Gempa Kuat Kembali Mengguncang Majene

Gempa Kuat Kembali Mengguncang Majene

Komentar tentang post

TERBARU

Kualitas Udara Palangkaraya Masih Kategori Berbahaya, Termasuk Lore Lindu di Sulawesi Tengah

Topan Super Champi Sedikit Melemah di Timur Taiwan

Super Typhoon Champi Weakens East of Taiwan

Copernicus Marine Catat Topan Super Champi Memiliki Kecepatan Angin Terkuat di Dunia Tahun 2026

Etika Profesi dan Pengabdian Komitmen Lulusan Kedokteran UNG

Partisipan 46 Negara Dibekali Kesiapsiagaan Menghadapi El Niño

AmsiNews

REKOMENDASI

Venezuela Alami Keruntuhan Ekonomi dan Guncangan Iklim, Jutaan Orang Butuh Bantuan Kemanusiaan Mendesak

Tiga Mahasiswa Fakultas Kedokteran UNG Ikut Lomba Penulisan Puisi, Monolog dan Lukis Tingkat Nasional

Pengobatan Alternatif Covid-19 Melalui Terapi Plasma Convalescent

Lebih Dari 4 Juta Orang Terdampak Topan Kalmaegi di Filipina dan Vietnam, Korban Tewas 209 Orang

WTO: Perdagangan Dapat Menjadi Solusi Mengatasi Krisis dan Tantangan Lingkungan

El Nino Berdampak pada Produksi Padi Indonesia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.