Kamis, September 10, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Perubahan Iklim Memicu Musim Topan Luar Biasa di Filipina

redaksi
30 Desember 2024
Kategori : Berita, Iklim
0
Taiwan Keluarkan Peringatan Laut dan Menangguhkan Sejumlah Layanan Saat Topan Kong-rey Mendekat

Topan (typhoon) Kong-rey di atas Laut Filipina, Rabu (30/10) pagi. GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – World Weather Attribution (WWA) mencatat perubahan iklim (climate change) telah meningkatkan akhir musim topan yang luar biasa di Filipina.

WWA atau Atribusi Cuaca Dunia, lembaga yang melibatkan ilmuwan di seluruh dunia untuk mengukur perubahan iklim dan kemungkinan peristiwa cuaca ekstrem, menyoroti perlunya ketahanan terhadap peristiwa topan (siklon tropis) berturut-turut di Filipina.

Musim topan 2024 di Filipina luar biasa, dengan enam topan mempengaruhi negara itu hanya dalam waktu 30 hari, beberapa di antaranya secara bersamaan aktif di wilayah tersebut.

Kelompok badai pada bulan November, yang belum pernah disaksikan sebelumnya di cekungan itu, mempengaruhi lebih dari 13 juta orang, menghancurkan kehidupan dan mata pencaharian serta memberikan tekanan besar pada sumber daya dan infrastruktur.

Pada Sabtu, 16 November 2024, Topan Super Man-Yi mendarat di Filipina dengan kecepatan angin maksimum 195 km per jam, mengakhiri bulan cuaca ekstrem yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Itu adalah badai ke-24 musim ini dan topan keenam yang melanda Filipina hanya dalam waktu 30 hari.

Biasanya, November hanya melihat tiga badai bernama di seluruh cekungan, dengan satu mencapai status topan super, berdasarkan rata-rata historis (NASA, 2024).

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: FilipinaPerubahan IklimSamudra PasifikSiklon TropisWorld Weather Attribution
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Vanuatu Negara di Kawasan Cincin Api Pasifik yang Rawan Bencana

Next Post

13 Juta Orang Terkena Dampak 6 Topan Berturut-turut di Filipina

Postingan Terkait

Maulid Nabi Muhammad SAW di UNG Dihadiri Sejumlah Panti Asuhan dan Pondok Pesantren di Gorontalo

Maulid Nabi Muhammad SAW di UNG Dihadiri Sejumlah Panti Asuhan dan Pondok Pesantren di Gorontalo

10 September 2026
Laporan Terbaru, Panas Laut Akibat Perubahan Iklim Mempersempit Peluang Pemulihan Terumbu Karang

9,5 Persen Terumbu Karang Dunia Hilang Dihantam Perubahan Iklim

10 September 2026

Setelah Dibuka Kembali Operasional Penerbangan 8 Bandara Berjalan Normal

Peneliti BRIN dan ITB Temukan Cangkang Rajungan Berpotensi Jadi Separator Baterai Lithium-ion Berkinerja Tinggi

Pascasarjana UNG Perkuat Pencegahan Korupsi

Liput Erupsi Gunung Anak Krakatau Lima Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Satelit Copernicus Sentinel-2 Merekam Letusan Gunung Anak Krakatau

Gunung Anak Krakatau Erupsi Rabu Dini Hari

Next Post
13 Juta Orang Terkena Dampak 6 Topan Berturut-turut di Filipina

13 Juta Orang Terkena Dampak 6 Topan Berturut-turut di Filipina

TERBARU

Maulid Nabi Muhammad SAW di UNG Dihadiri Sejumlah Panti Asuhan dan Pondok Pesantren di Gorontalo

9,5 Persen Terumbu Karang Dunia Hilang Dihantam Perubahan Iklim

Setelah Dibuka Kembali Operasional Penerbangan 8 Bandara Berjalan Normal

Peneliti BRIN dan ITB Temukan Cangkang Rajungan Berpotensi Jadi Separator Baterai Lithium-ion Berkinerja Tinggi

Pascasarjana UNG Perkuat Pencegahan Korupsi

Liput Erupsi Gunung Anak Krakatau Lima Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

AmsiNews

REKOMENDASI

BNPB – UGM Kerja Sama Pemasangan Sistem Peringatan Dini Tsunami

2018, Sebanyak 688.951 Wisman ke Kawasan Perbatasan

Gempa Afganistan Berdampak pada 12 Ribu Orang di Provinsi Herat

Kapal MS Carla Berbendera Malaysia Rusak Mesin di Selat Singapura

Menara Suar untuk Keselamatan dan Keamanan Pelayaran

Evakuasi Beruang Madu, Petugas Lakukan Pembiusan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.