Selasa, Juni 16, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Perubahan Iklim Salah Satunya Ketika Sulit Memprediksi Musim Tanam

redaksi
30 April 2024
Kategori : Berita
0
Penggunaan Pestisida Berbahaya Bagi Kesehatan Manusia dan Lingkungan

Tanaman padi. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Secara sederhana, perubahan iklim itu ketika mengalami kesulitan untuk memprediksi musim tanam. Padahal, dulu mudah untuk memprediksi kapan mulai musim tanam.

Secara global, perubahan iklim dapat diakibatkan peningkatan suhu bumi atau global warming (pemanasan global). Hal ini diakibatkan oleh emisi gas rumah kaca terutama dari Gas CO2, yang intensitasnya terus menaik dan memengaruhi iklim secara global.

Ketua Kelompok Riset dari Pusat Riset Iklim dan Atmosfer Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Heru Santoso, mengatakan, data menunjukkan sekarang rata-rata suhu global itu naik dibandingkan dengan suhu di era sebelum industrialisasi tahun 1880-an.

”Dulu gampang memprediksi cuaca kapan mulai musim tanam, sekarang susah diprediksi, itu bisa dinamakan perubahan iklim karena musim lebih sulit diprediksi,” ujar Heru, pada Bincang Sains Kawasan Bandung Garut (Bisaan Bangga), bertajuk “Perubahan Iklim dan Tantangan Pembangunan Berkelanjutan”, Jumat (26/4).

Penyebab dari perubahan iklim secara global di antaranya kenaikan volume air laut. Selain itu, ada perubahan pola iklim secara regional sehingga dapat berdampak secara lokal.

“Misalnya berdampak pada sektor pertanian, kesehatan, kelautan, serta ekosistem juga dapat berubah,” kata Heru.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: BRINEmisi gas rumah kacaPemanasan GlobalPerubahan Iklim
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

BPSPL Makassar Akan Menyiapkan Regulasi Daya Tampung Wisata Hiu Paus di Gorontalo

Next Post

Trio Barbie, Lalu Bagaimana?

Postingan Terkait

Gempa Darat M6,7 Guncang Palu dan Sigi, Terasa Hingga Gorontalo

Gempa Palu M6,7 Akibat Aktivitas Sesar Aktif

16 Juni 2026
Gempa Kuat dan Merusak yang Mengguncang Palu dan Sigi Dirasakan VI-VII MMI

Gempa Kuat dan Merusak yang Mengguncang Palu dan Sigi Dirasakan VI-VII MMI

16 Juni 2026

Gempa Darat Susulan Masih Terus Mengguncang Palu dan Sigi

Gempa Darat M6,7 Guncang Palu dan Sigi, Terasa Hingga Gorontalo

Dosen UNG Prof. Novianty Djafri: Pemimpin di Bidang Pendidikan Harus Menjadi Inspirator

Pertengahan Juni Kemarau Menguat di Selatan, Hujan di Utara Indonesia

Waspada Potensi Hujan dan Angin Kencang di Sebagian Wilayah Indonesia

Korban Tewas Gempa Sarangani Menjadi 65 Orang

Next Post
Akar Persoalan Mengapa PKI “Tidak Laku” di Gorontalo

Trio Barbie, Lalu Bagaimana?

TERBARU

Gempa Palu M6,7 Akibat Aktivitas Sesar Aktif

Gempa Kuat dan Merusak yang Mengguncang Palu dan Sigi Dirasakan VI-VII MMI

Gempa Darat Susulan Masih Terus Mengguncang Palu dan Sigi

Gempa Darat M6,7 Guncang Palu dan Sigi, Terasa Hingga Gorontalo

Dosen UNG Prof. Novianty Djafri: Pemimpin di Bidang Pendidikan Harus Menjadi Inspirator

Pertengahan Juni Kemarau Menguat di Selatan, Hujan di Utara Indonesia

AmsiNews

REKOMENDASI

Kronologi Terbakarnya KM Gerbang Samudra I

Titik Kritis Kesehatan Laut

Pemerintah Kota Gorontalo Aksi Bersih-Bersih Pantai

Topan Wutip Menyebabkan Ribuan Warga Dievakuasi, Kapal Penangkap Ikan Mencari Tempat Berlindung

Tiba di Alor, Pinisi Pusaka Indonesia Lakukan Joy Sailing

Guterres: Terumbu Karang Sekarat, Stok Ikan Runtuh dan Permukaan Laut Naik

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.