Darilaut – Lautan menghubungkan, menopang, dan mendukung kita semua. Namun, kesehatan laut berada pada titik kritis.
Demikian pesan Direktur Jenderal UNESCO Audrey Azoulay di Hari Laut Sedunia 8 Juni 2022, hari ini.
“Kita perlu mengambil tindakan mendesak dan kolektif untuk lebih memahami, melestarikan, dan merevitalisasi kebaikan bersama global, serta menggunakan pengetahuan kelautan untuk mengatasi tantangan paling mendesak di planet kita,” kata Azoulay mengutip dari Unesco.org.
Setiap tahun –antara pertengahan Mei dan awal Juni—menurut Azoulay, UNESCO merayakan tiga hari internasional yang berfokus pada pelajaran penting. Ini adalah kesempatan untuk bersama-sama mempertimbangkan tiga pilar sistemik perubahan iklim: keanekaragaman hayati, lingkungan dan laut.
Ini adalah tujuan dari Dekade Ilmu Kelautan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pembangunan Berkelanjutan (United Nations Decade of Ocean Science for Sustainable Development), yang diluncurkan pada tahun 2021 dan dikoordinasikan oleh Komisi Oseanografi Antar Pemerintah (Intergovernmental Oceanographic Commission) UNESCO.
“Apa yang kita lakukan atau tidak dicapai selama Dekade ini akan memiliki konsekuensi luas untuk ‘paru-paru biru’ planet kita,” ujar Azoulay.
Dekade Kelautan PBB sedang berlangsung dan telah memunculkan ratusan Aksi Dekade Kelautan yang inovatif untuk menghasilkan revolusi pengetahuan kelautan yang sesungguhnya dan merevitalisasi lautan melalui tindakan kolektif.





Komentar tentang post