Pilkada 2024, Mafindo Luncurkan Tular Nalar untuk Edukasi Anak Muda dan Lansia

Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) meluncurkan Tular Nalar sebuah program edukasi khusus yang ditujukan bagi kelompok anak muda dan lansia (lanjut usia) untuk menyambut pelaksanaan pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah (pilkada) serentak 2024. FOTO: MAFINDO/TULAR NALAR

Darilaut – Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) meluncurkan  Tular Nalar sebuah program edukasi khusus yang ditujukan bagi kelompok anak muda dan lansia (lanjut usia). Kegiatan ini untuk menyambut pelaksanaan pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah (pilkada) serentak 2024.

Program edukasi Tular Nalar Mafindo dengan dukungan dari Google.org, organisasi filantropi Google yang akan berlangsung dari bulan Juli hingga Oktober di berbagai provinsi di Indonesia.

Program Manager Tular Nalar, Santi Indra Astuti, mengatakan, melalui program Akademi Digital untuk lansia dan Sekolah Kebangsaan untuk anak muda, ”kami ingin meningkatkan kemampuan mereka menyeleksi berita yang tidak layak untuk diteruskan ke orang terdekat.”

Program ini telah di uji coba di Banjarmasin, Manado, dan Purwokerto dan berlangsung sukses.

Hal ini yang membuat pelaksana program akan memperluas inisiatif ini ke kota-kota lainnya. ”Saat ini, kami telah menerima pendaftaran dari 44 cabang Mafindo untuk 200 kelas pemilih pemula dan 100 kelas lansia, dengan setiap kelas terdiri dari 100 peserta,” kata Santi, Jumat (5/7).

Selain dua program utama ini, Tular Nalar juga menghadirkan Bioskop Keliling yang bekerja sama dengan Jaringan Radio Komunikasi Indonesia.

Melalui platform ini, masyarakat dapat mengikuti berbagai kegiatan edukasi sederhana tentang cara memeriksa sumber berita terpercaya, termasuk pemutaran film pendek, games, dan talkshow singkat.

Film pendek yang diputar menggambarkan bagaimana berita bohong, misinformasi, dan ujaran kebencian dapat dengan mudah menyebar karena minimnya kesadaran untuk selalu mempertanyakan berita yang diterima.

Penonton diajak mengenali tiga jenis kacau informasi yang sering dijumpai, terutama saat pemilu, yaitu: Kacau Isi, Kacau Diri, dan Kacau Emosi. Selain film pendek untuk kelompok anak muda, Tular Nalar juga akan segera meluncurkan film yang ditujukan bagi kelompok lansia.

Sebagai kick-off roadshow, Bioskop Keliling Tular Nalar diperkenalkan dalam acara Festival Balon Udara di Sleman pada 30 Juni 2024 lalu.

Lebih dari 500 pengunjung mendapatkan edukasi tentang misinformasi dan cara menghindari penyebarannya melalui prinsip-prinsip seperti waspadai informasi yang diterima, kunjungi sumber informasi yang dapat dipercaya, dan cari informasi dari orang terdekat atau mencari pembanding.

Pada tahun 2023, Google.org telah memberikan hibah sebesar USD 2,5 juta kepada Tular Nalar untuk menjalankan program melindungi masyarakat dari misinformasi dan hoaks.

Dalam dua tahun ke depan, Tular Nalar menargetkan membuka 500 kelas pelatihan di 38 provinsi di Indonesia, dengan sasaran 1,6 juta masyarakat yang terdiri dari 1,2 juta pemilih pemula, 300 ribu lansia, dan 100 ribu masyarakat umum.

Tular Nalar akan mengunjungi Banyuwangi pada 6 Juli 2024 untuk menggelar kelas Akademi Digital dan Sekolah Kebangsaan, serta Bioskop Keliling. Temukan keseruannya di media sosial Tular Nalar!

Tular Nalar, program pelatihan literasi digital yang diinisiasi oleh Mafindo dan didukung oleh Google.org, dengan Love Frankie sebagai mitra pelaksana, telah muncul sebagai platform online pembelajaran utama yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengidentifikasi dan menyikapi hoaks melalui literasi digital dan pemikiran kritis.

Dikembangkan bekerja sama dengan Institut Kebudayaan dan Kemanusiaan MAARIF pada tahap awal, Tular Nalar telah mengalami pertumbuhan yang pesat dalam tiga tahun ini, dengan preferensi khusus untuk melibatkan first-time voters pre-lansia, dan lansia.

Exit mobile version