Minggu, Mei 17, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Plastik Daur Ulang untuk Kemasan Makanan Perlu Pengamanan Lebih Ketat

redaksi
16 Mei 2026
Kategori : Berita, Sampah & Polusi
0
Perilaku Konsumsi Junk Food Anak SD di Kabupaten Gorontalo Pengaruh Teman Sebaya dan Iklan

Ilustrasi kemasan junk food. FOTO: DARILAUT.ID

“Menerapkan [prinsip-prinsip] ekonomi sirkular itu penting, itu mendasar. Tetapi harus dilakukan dengan benar,” ujarnya.

Analisis ini juga meneliti bahan kemasan alternatif, termasuk bioplastik, serat tumbuhan, dan bahan berbasis protein, yang semakin dipromosikan sebagai pengganti plastik konvensional yang lebih berkelanjutan.

Namun, “berbasis bio” tidak selalu berarti dapat terurai secara hayati. Beberapa bahan yang berasal dari sumber terbarukan, seperti jagung atau tebu, secara kimiawi mirip dengan plastik berbasis bahan bakar fosil, sementara yang lain hanya terurai dalam kondisi tertentu.

Laporan tersebut memperingatkan bahwa kemasan berbasis tumbuhan dapat menimbulkan risiko yang terkait dengan pertanian, termasuk residu pestisida, racun, dan logam berat. Bahan berbasis protein juga dapat memungkinkan alergen, seperti gluten, untuk bermigrasi ke dalam makanan.

Seperti halnya plastik konvensional, banyak alternatif juga bergantung pada bahan tambahan kimia untuk meningkatkan kinerja dan beberapa masih kekurangan data keamanan jangka panjang yang memadai.

Hasil analisis FAO juga membahas meningkatnya kekhawatiran publik tentang mikroplastik dan nanoplastik yang ditemukan dalam makanan dan minuman.

Para ilmuwan telah mendeteksi partikel plastik kecil dalam darah manusia, paru-paru, ASI, dan plasenta, yang mengkonfirmasi paparan yang meluas.

Halaman 3 dari 3
Sebelumnya123
Tags: FAOKemasan PlastikMikronesiaNanoplastik
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Nanoplastik yang Berpotensi Masuk Dalam Darah Manusia

Next Post

Fakultas Kedokteran UNG Edukasi Pencegahan Diabetes di Bone Bolango

Postingan Terkait

Organisasi Konstituen Dewan Pers di Gorontalo Gelar Temu Jurnalis

Organisasi Konstituen Dewan Pers di Gorontalo Gelar Temu Jurnalis

17 Mei 2026
49 Mahasiswa Profesi Ners UNG Berikan Layanan Kesehatan

Fakultas Kedokteran UNG Edukasi Pencegahan Diabetes di Bone Bolango

16 Mei 2026

Nanoplastik yang Berpotensi Masuk Dalam Darah Manusia

Mikroplastik dan Nanoplastik, Ilmuwan Telah Mendeteksi dalam Darah Manusia dan Paru-Paru

Perjuangan Melawan Perubahan Iklim

Potensi Hujan di Masa Peralihan ke Musim Kemarau

Mahasiswa Fakultas Kelautan UNG Bahas Transplantasi Terumbu Karang dan Konservasi Laut

Kontak Erat Kasus Hantavirus di DKI Jakarta Dipantau Secara Ketat 14 Hari

Next Post
49 Mahasiswa Profesi Ners UNG Berikan Layanan Kesehatan

Fakultas Kedokteran UNG Edukasi Pencegahan Diabetes di Bone Bolango

TERBARU

Organisasi Konstituen Dewan Pers di Gorontalo Gelar Temu Jurnalis

Fakultas Kedokteran UNG Edukasi Pencegahan Diabetes di Bone Bolango

Plastik Daur Ulang untuk Kemasan Makanan Perlu Pengamanan Lebih Ketat

Nanoplastik yang Berpotensi Masuk Dalam Darah Manusia

Mikroplastik dan Nanoplastik, Ilmuwan Telah Mendeteksi dalam Darah Manusia dan Paru-Paru

Perjuangan Melawan Perubahan Iklim

AmsiNews

REKOMENDASI

Rektor UNG: Peserta UTBK Berkompetisi Secara Sehat

Ubur-Ubur Api Punya Toksin, Hati-Hati Dengan Serangan dan Sengatannya

Alumni UNG Dapat Menerapkan Pengetahuan dan Berkontribusi Positif Bagi Masyarakat

Sinar Mas Donasikan Obat Herbal Bagi Jurnalis

Enam Aplikasi Digital Nelayan Indonesia

Lagi, Jenazah ABK Indonesia di Kapal China Dibuang ke Laut

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.