Senin, Oktober 12, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Potensi Hujan Berkurang, Kondisi Kering Mulai Dominan

redaksi
7 Juli 2026
Kategori : Berita
0
Bencana Kekeringan Berdampak pada 7.500 Jiwa di Kabupaten Puncak, 6 Warga Tewas

Ilustrasi kekeringan. FOTO: DARILAUT.ID

Selain itu, Gelombang Rossby Ekuatorial turut berpotensi mempengaruhi kondisi atmosfer di Sumatra Selatan, Lampung, Jawa bagian barat, Maluku, Maluku Utara, Kalimantan Utara, Papua Selatan, NTT, dan Sulawesi Tenggara, sehingga beberapa wilayah tersebut tetap berpeluang mengalami pertumbuhan awan hujan secara lokal.

Tidak hanya MJO dan gelombang atmosfer, sirkulasi siklonik juga diprediksi aktif di sekitar pesisir Sumatra Selatan dan pesisir barat Sumatra, yang berpotensi membentuk daerah perlambatan dan belokan angin di wilayah sekitarnya.

Perlambatan, pertemuan, dan belokan angin juga diprakirakan terbentuk di Sumatra Barat, Riau, Sulawesi Selatan, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, dan Papua Barat. Faktor-faktor tersebut dapat meningkatkan pengangkatan massa udara dan mendukung pertumbuhan awan hujan, sehingga masih menyebabkan potensi hujan di sejumlah wilayah meskipun Indonesia tengah berada pada periode musim kemarau.

Berdasarkan analisis BMKG, indikator iklim global terkini, kondisi El Niño di Samudra Pasifik masih terpantau bertahan. Hal ini ditunjukkan oleh indeks Niño 3.4 sebesar +1,24 dan nilai Southern Oscillation Index (SOI) sebesar -23,3.

Kondisi tersebut secara umum berkontribusi terhadap berkurangnya potensi curah hujan di sebagian besar wilayah Indonesia. Sejalan dengan kondisi tersebut, 48,9% wilayah Indonesia atau sebanyak 342 Zona Musim (ZOM) telah memasuki musim kemarau.

Halaman 2 dari 4
Sebelumnya1234Selanjutnya
Tags: BMKGKekeringanMusim Kemarau
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

WMO Mencatat Siklon Senyar Sangat Langka dan Pertama Terjadi di Selat Malaka Sejak Tahun 1886

Next Post

Fakultas Kedokteran UNG Perkuat Transformasi Pendidikan dan Evaluasi Kurikulum

Postingan Terkait

Topan Koguma Pertahankan Kekuatan di Timur Tenggara Kepulauan Ogasawara Jepang

Topan Koguma Pertahankan Kekuatan di Timur Tenggara Kepulauan Ogasawara Jepang

11 Oktober 2026
Depresi Tropis Sedang Berkembang di Laut Filipina

Topan Nolo Terus Melemah Menjadi Depresi Tropis di Timur Tenggara Tokyo

11 Oktober 2026

Variasi Baru Budidaya Udang Air Payau dan Menanam Padi di Lahan yang Sama di Delta Mekong

Naiknya Permukaan Laut Diperparah El Niño di Delta Mekong

Gunung Anak Krakatau Status Siaga, Masyarakat Menjauh 5 km Dari Pusat Erupsi

Media ASEAN Menyoroti Ketimpangan Posisi Tawar dengan Big Tech

Forum Jurnalis ASEAN Bahas Hak Penerbit Pers dan Mekanisme Lisensi

Definisi Karya Jurnalistik Hal Penting Dalam Pembahasan Pelindungan Hak Cipta

Next Post
Fakultas Kedokteran UNG Perkuat Transformasi Pendidikan dan Evaluasi Kurikulum

Fakultas Kedokteran UNG Perkuat Transformasi Pendidikan dan Evaluasi Kurikulum

TERBARU

Topan Koguma Pertahankan Kekuatan di Timur Tenggara Kepulauan Ogasawara Jepang

Topan Nolo Terus Melemah Menjadi Depresi Tropis di Timur Tenggara Tokyo

Variasi Baru Budidaya Udang Air Payau dan Menanam Padi di Lahan yang Sama di Delta Mekong

Naiknya Permukaan Laut Diperparah El Niño di Delta Mekong

Gunung Anak Krakatau Status Siaga, Masyarakat Menjauh 5 km Dari Pusat Erupsi

Media ASEAN Menyoroti Ketimpangan Posisi Tawar dengan Big Tech

AmsiNews

REKOMENDASI

Bahasa Gorontalo Mulai Tersingkir, Dosen UNG Giatkan Penyelamatan Dari Ancaman Kepunahan

Ribuan Rumah Terdampak Banjir di Kalimantan Tengah dan Sulawesi Tengah

Tol Laut Dievaluasi

Intensitas Badai Siklon Biparjoy Meningkat di Laut Arab

Terancam Punah, Populasi Lumba-lumba Irrawaddy di Thailand Mengkhawatirkan

Mengiris Perut Penyu Hijau

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.