Selasa, Juli 7, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Potensi Hujan Berkurang, Kondisi Kering Mulai Dominan

redaksi
7 Juli 2026
Kategori : Berita
0
Bencana Kekeringan Berdampak pada 7.500 Jiwa di Kabupaten Puncak, 6 Warga Tewas

Ilustrasi kekeringan. FOTO: DARILAUT.ID

Hasil pemantauan Hari Tanpa Hujan (HTH) juga menunjukkan adanya 329 titik pengamatan atau sekitar 7% wilayah pengamatan yang mengalami HTH kategori sangat panjang (31–60 hari).

Selain itu, suhu udara maksimum pada periode 1–5 Juli 2026 masih tercatat lebih dari 35°C di sebagian wilayah Indonesia, antara lain di Sumatra Utara, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Jawa Tengah, Banten, dan Sulawesi Tengah.

Meskipun musim kemarau semakin meluas dan potensi hujan cenderung berkurang, hujan dengan intensitas ringan hingga lebat masih terjadi secara lokal di beberapa wilayah Indonesia.

Pada awal Juli 2026, curah hujan tertinggi tercatat di Sumatra Barat (156 mm/hari), Sulawesi Utara (151 mm/hari), Sumatra Utara (90 mm/hari), Kalimantan Utara (84 mm/hari), dan Maluku Utara (57 mm/hari).

Hujan yang umumnya terjadi di wilayah Indonesia bagian utara dan sekitar ekuator tersebut dipengaruhi oleh aktivitas beberapa dinamika atmosfer, seperti Madden-Julian Oscillation (MJO), yang secara spasial aktif di sebagian Sumatra; Gelombang Kelvin di sebagian Kalimantan dan Papua; serta Gelombang Rossby Ekuatorial di sebagian Sulawesi.

Kondisi atmosfer lokal di sejumlah wilayah masih menunjukkan labilitas yang cukup kuat sehingga mendukung proses konveksi dan pembentukan awan hujan. Oleh karena itu, meskipun tren musim kemarau semakin dominan, potensi hujan masih perlu diwaspadai di sebagian wilayah Indonesia.

Halaman 3 dari 4
Sebelumnya1234Selanjutnya
Tags: BMKGKekeringanMusim Kemarau
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

WMO Mencatat Siklon Senyar Sangat Langka dan Pertama Terjadi di Selat Malaka Sejak Tahun 1886

Next Post

Fakultas Kedokteran UNG Perkuat Transformasi Pendidikan dan Evaluasi Kurikulum

Postingan Terkait

BPBD Pantau 18 Titik Api di Provinsi Gorontalo

BPBD Pantau 18 Titik Api di Provinsi Gorontalo

7 Juli 2026
Fakultas Kedokteran UNG Perkuat Transformasi Pendidikan dan Evaluasi Kurikulum

Fakultas Kedokteran UNG Perkuat Transformasi Pendidikan dan Evaluasi Kurikulum

7 Juli 2026

WMO Mencatat Siklon Senyar Sangat Langka dan Pertama Terjadi di Selat Malaka Sejak Tahun 1886

Hamparan Laut di Pasifik Barat Daya Termasuk Indonesia Semakin Panas, Tutupan Es di Papua Akan Menghilang

Topan Super Bavi Mengarah ke Selatan Jepang dan Pantai Timur Cina

Esai Foto: Cagar Budaya Gorontalo itu Akhirnya Telah Musnah

Gempa Bumi M5,3 Guncang Sangihe

Dosen UNG Bergelar Doktor Bertambah

Next Post
Fakultas Kedokteran UNG Perkuat Transformasi Pendidikan dan Evaluasi Kurikulum

Fakultas Kedokteran UNG Perkuat Transformasi Pendidikan dan Evaluasi Kurikulum

TERBARU

BPBD Pantau 18 Titik Api di Provinsi Gorontalo

Fakultas Kedokteran UNG Perkuat Transformasi Pendidikan dan Evaluasi Kurikulum

Potensi Hujan Berkurang, Kondisi Kering Mulai Dominan

WMO Mencatat Siklon Senyar Sangat Langka dan Pertama Terjadi di Selat Malaka Sejak Tahun 1886

Hamparan Laut di Pasifik Barat Daya Termasuk Indonesia Semakin Panas, Tutupan Es di Papua Akan Menghilang

Topan Super Bavi Mengarah ke Selatan Jepang dan Pantai Timur Cina

AmsiNews

REKOMENDASI

Bawa Nama Jokowi, Anies Sebut Prabowo Punya 340 Ribu Hektare Lahan

Gempa Teluk Tomini M 6,3 Memiliki Mekanisme Pergerakan Naik

Fakultas Kelautan UNG Bahas Relevansi Riset dan Perkuat Dampak Hasil Penelitian

Manfaat Minyak Kayu Putih yang Berpotensi Mencegah Virus Corona

Setiap Hari, Timbunan Sampah di Indonesia 175 Ribu Ton, 15 Persen Plastik

Bangkai Kapal Penangkap Paus berusia 207 tahun Ditemukan di Teluk Meksiko

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.