Darilaut – Provinsi Guangdong dan Hainan di Cina selatan mulai bersiap saat topan (typhoon) Matmo mendekati Semenanjung Leizhou. Pengaruh sistem ini juga berdampak langsung di Hong Kong.
Pengaruhnya akan membawa angin kencang, hujan deras, serta gelombang tinggi dan gelombang besar di sepanjang pesisir Cina Selatan, kata Observatorium Hong Kong (HKO).
Selama beberapa jam terakhir, topan ini membawa angin kencang ke banyak wilayah Hong Kong, dengan angin kencang sesekali di lepas pantai dan di dataran tinggi.
Dalam satu jam terakhir, menurut HKO, Pantai Cheung Chau, Pulau Waglan, dan Tate’s Cairn mencatat kecepatan angin maksimum berkelanjutan masing-masing sebesar 71, 66, dan 63 kilometer per jam, dengan hembusan maksimum masing-masing melebihi 89, 75, dan 82 kilometer per jam.
Menurut prakiraan cuaca saat ini, Matmo akan mencapai titik terdekatnya dengan Hong Kong pada Minggu (5/10) dini hari, melewati sekitar 300 kilometer barat daya Hong Kong.
Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC) mengatakan Matmo terletak 367 km di selatan Hong Kong, dan telah bergerak ke arah barat-barat laut dengan kecepatan 26 km per jam (14 knot) selama 6 jam terakhir.
Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 9,1 meter (30 kaki), kata JTWC.
Melansir Xinhua Kementerian Sumber Daya Air Tiongkok pada hari Sabtu mengaktifkan respons darurat pengendalian banjir Level-IV di empat wilayah setingkat provinsi, karena Topan Matmo diperkirakan akan membawa hujan lebat.




