Rabu, Oktober 21, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Puluhan Orang Meninggal Karena Banjir di Pegunungan Arfak, Longsor di Cirebon

redaksi
6 Juni 2025
Kategori : Berita
0
Puluhan Orang Meninggal Karena Banjir di Pegunungan Arfak, Longsor di Cirebon

Kondisi setelah banjir bandang di Kabupaten Pegunungan Arfak, Provinsi Papua Barat, pada Jumat (23/5). FOTO: BPBD Kabupaten Pegunungan Arfak/BNPB

Darilaut – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah korban meninggal dunia karena bencana banjir bandang di Kabupaten Arfak 16 orang meninggal dunia. Sementara di Kabupaten Cirebon, sebanyak 21 orang meninggal duniakarena tanah longsor.

Sejak Mei hingga awal Juni ini banjir dan longsor melanda sejumlah wilayah di Papua. Banjir dan longsor terjadi di Provinsi Papua Barat, Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat Daya.

BNPB mengatakan pencarian korban Banjir bandang di Kabupaten Arfak, Papua Barat, yang telah dilaksanakan selama 14 hari mulai 17 hingga 30 Mei 2025 resmi dihentikan. Sebanyak 16 orang ditemukan meninggal dunia, sedangkan 4 jiwa masih hilang.

Tim gabungan masih melanjutkan upaya pencarian korban pascabencana banjir bandang yang menerjang Kampung Jim, Distrik Catubouw, Kabupaten Pegunungan Arfak. Tim SAR gabungan terdiri atas BPBD, Basarnas, TNI/POLRI, dan masyarakat setempat.

Banjir bandang terjadi pada Jumat malam, (16/5), sekitar pukul 21.00 WIT, usai hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama hampir tujuh jam sejak pukul 13.00 WIT.

Derasnya aliran air menghantam lokasi camp para penambang emas tradisional, menyeret tenda dan peralatan mereka.

Meskipun tidak ada laporan kerusakan material maupun pengungsian, proses pencarian dihadapkan pada berbagai tantangan berat.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: Banjir BandangBNPBBPBDCirebonKabupaten Pegunungan ArfakLongsor
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

UNG Akan Melaksanakan Program Profesi Guru Angkatan I Tahun 2025

Next Post

Temuan Paling Revolusioner Lukisan Gua Umur 51 Ribu Tahun di Sulawesi Selatan

Postingan Terkait

Banjir Rob Merendam Kota Medan dan Batu Bara

Karakteristik Gelombang Laut dan Keunikannya

21 Oktober 2026
Gelombang Kelvin di Pasifik Khatulistiwa Bagai Detak Jantung El Niño

Gelombang Kelvin di Pasifik Khatulistiwa Bagai Detak Jantung El Niño

21 Oktober 2026

Copernicus Atmosphere Tampilkan Sebaran Asap Dalam Jumlah Besar Menutup Kepulauan Indonesia

Memadukan Kearifan Lokal dan Pemanfaatan Sampah Plastik Mahasiswa UNG Lolos Pimnas ke-39

Syarafudin Pattisahusiwa dan Sehan Rumra Pimpin AMSI Maluku 2026 – 2030

Cuaca dan Iklim Ekstrem Muncul Dalam Berita Setiap Hari, Istilah El Niño Jadi Percakapan

Topan Super Champi Bawa Gelombang Tinggi 16,8 Meter di Laut Filipina

UNG Perkuat Produk Olahan Ikan Nike

Next Post
Temuan Paling Revolusioner Lukisan Gua Umur 51 Ribu Tahun di Sulawesi Selatan

Temuan Paling Revolusioner Lukisan Gua Umur 51 Ribu Tahun di Sulawesi Selatan

TERBARU

Karakteristik Gelombang Laut dan Keunikannya

Gelombang Kelvin di Pasifik Khatulistiwa Bagai Detak Jantung El Niño

Copernicus Atmosphere Tampilkan Sebaran Asap Dalam Jumlah Besar Menutup Kepulauan Indonesia

Memadukan Kearifan Lokal dan Pemanfaatan Sampah Plastik Mahasiswa UNG Lolos Pimnas ke-39

Syarafudin Pattisahusiwa dan Sehan Rumra Pimpin AMSI Maluku 2026 – 2030

Cuaca dan Iklim Ekstrem Muncul Dalam Berita Setiap Hari, Istilah El Niño Jadi Percakapan

AmsiNews

REKOMENDASI

Persiapan PTN-BH, UNG Membahas Penentuan Tarif Layanan

Paus Pembunuh Menempuh 1000 Kilometer untuk Berburu Ikan

Topan Kong-rey Terus Menguat, Filipina Umumkan Evakuasi Segera

AMSI: Gugatan Menteri Pertanian terhadap Tempo Ancam Kebebasan Pers

Pengguna Surat Rapid Test Palsu Terungkap di Pelabuhan Samarinda

Bibit Siklon Tropis 93W terletak di Dekat Guam

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.