“Itu menunjukkan bahwa menjaga kehidupan dan menanam kebaikan tetap harus dilakukan sampai kapan pun,” ujar Quraish Shihab seperti dikutip dari Kemenag.go.id.
Firman Allah: “Tidak ada sesuatu pun melainkan bertasbih memuji-Nya, tetapi kamu tidak memahami tasbih mereka” (QS. Al-Isra: 44).
Menurut Quraish Shihab, kesadaran bahwa seluruh makhluk merupakan ciptaan Tuhan yang bertasbih kepada-Nya akan menumbuhkan sikap hormat manusia terhadap alam.
“Ketika manusia menyadari bahwa alam adalah makhluk Tuhan yang hidup dalam sistem ciptaan-Nya, manusia akan lebih berhati-hati memperlakukannya,” ujarnya.
Quraish Shihab mengingatkan bahwa hubungan manusia dengan bumi digambarkan secara mendalam dalam Al-Qur’an. Manusia berasal dari tanah, hidup di atas bumi, dan pada akhirnya kembali ke dalamnya.
Allah berfirman: “Dari bumi Kami menciptakan kamu, ke dalamnya Kami akan mengembalikan kamu, dan darinya Kami akan mengeluarkan kamu sekali lagi” (QS. Thaha: 55).
“Bumi itu ibarat ibu kita. Dari bumi kita diciptakan, di bumi kita hidup, dan ke bumi pula kita kembali. Karena itu jangan sampai manusia durhaka kepada bumi,” ujar Quraish Shihab.




