Restocking Karang Hias di Pantai Serangan Bali

Restocking karang hias. FOTO: KLHK

Darilaut – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali melakukan kegiatan pengembalian spesies ke habitat alam dari hasil restocking (penangkaran/transplantasi) jenis karang hias di Pantai Serangan, Kota Denpasar, Senin (30/8).

Karang hias ini antara lain jenis Acropora spp, Montipora spp, Pocillopora spp, Hydnopora spp, Merulina spp, Caulastrea spp, Stylopora spp dan Turbinaria spp.

Kepala BKSDA Bali, R Agus Budi Santosa mengatakan kegiatan restocking karang hias bertujuan untuk meningkatkan populasi spesies tersebut di alam dan dalam rangka mendukung program pelestarian konservasi di alam (ex situ link to in situ).

Kegiatan ini masih dalam rangkaian peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) yang mengambil tema pelepasliaran yakni ”Living in Harmony with Nature: Melestarikan Satwa Liar.”

Restocking karang hias sebanyak 200 pcs ini merupakan hasil transplantasi dari sejumlah perusahaan. Kegiatan ini bekerja sama dengan Asosiasi Koral Kerang dan Ikan Hias Indonesia (AKKI), Kelompok Pembudidaya Karang Hias Nasional (KPKHN) dan PT Bali Turtle Island Development (BTID).

Menurut Agus, sesuai dengan ketentuan dari Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Flora and Fauna (CITES) menyebutkan bahwa semua jenis karang hias merupakan appendix II.

Artinya, karang hias merupakan daftar spesies yang tidak terancam kepunahan, tetapi mungkin terancam punah bila perdagangan karang hias terus berlanjut tanpa adanya pengaturan.

Exit mobile version