Selasa, Mei 26, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Petugas Sita Karang Hias Tanpa Dokumen

redaksi
14 Februari 2020
Kategori : Berita
0
Tak Boleh Ambil Karang di Kawasan Konservasi dan Wisata

Ilustrasi karang hias. FOTO: DARILAUT.ID

Jakarta – Jakarta – Petugas Kepolisian Air dan Udara (Polairud) Mabes Polri menyita sejumlah karang hias tanpa dokumen. Karang hias sitaan ini terdiri dari 9 spesies (58 individu).

Pada Rabu (12/2) karang hias yang disita pada 17 Januari 2020 tersebut, sudah ditempatkan kembali di perairan Gili Ketapang.

Kasus penanganan barang bukti temuan pengangkutan karang tanpa dokumen ini berkas perkaranya juga telah dilimpahkan ke Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jatim.

Karang sitaan ini ditempatkan dengan metode peletakan karang di dasar laut dengan bantuan 2 orang Pokmaswas Gili Bahari yang melakukan penyelaman. Peletakan karang dilakukan di sekitar area Mercusuar Gua Kucing, Gili Ketapang. Di lokasi ini terdapat terumbu buatan yang ditanam oleh pokmaswas untuk tujuan pariwisata.

Kondisi alam juga dinilai baik sebagai habitat alami koral yang aslinya berasal dari Pulau Sapeken Madura tersebut. Area tersebut memiliki kondisi terumbu karang yang sehat dan dijaga baik oleh Pokmas dan masyarakat setempat.

Mayarakat dan Pokmaswas Gili Bahari telah memiliki kesadaran untuk menjaga kualitas terumbu karang di perairan Gili Ketapang mengingat nilai ekonomi pariwisata bahari di sana, sudah mulai terbangun dengan baik.

Tim yang menempatkan kembali karang tersebut terdiri dari BBKSDA Jatim, BKIPM Surabaya I, BPSPL Denpasar Wilayah Kerja Jatim, Polairud Polda Jatim, Polairud Probolinggo, dan Satker Pengawasan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jatim, serta Ketua dan anggota Pokmaswas Gili Bahari.*

Tags: BKSDAKarang HiasKKPPolairudTerumbu Karang
Bagikan8Tweet2KirimKirim
Previous Post

Bandara Internasional Yogyakarta Miliki Sistem Deteksi Gempa dan Tsunami

Next Post

KPLP Awasi pemasangan dan pengaktifan AIS di Kapal

Postingan Terkait

7 Tim Mahasiswa UNG Lolos Pendanaan Program Kreativitas Kemdiktisaintek

7 Tim Mahasiswa UNG Lolos Pendanaan Program Kreativitas Kemdiktisaintek

26 Mei 2026
Anggrek Kantung, Masuk Daftar CITES dan Dilindungi

Ada 4.000 Anggrek di Indonesia, 3 Spesies Baru

26 Mei 2026

Indikasi El Niño Condition di Samudra Pasifik

Waspada Adanya Peningkatan Curah Hujan

Penyakit Diabetes Mengancam Usia Remaja

Koperasi Produsen Cahaya Sinergi Dengilo Kantogi Izin Pertambangan Rakyat di Pohuwato

Markhor, Kambing Liar Bertanduk Spiral yang Hampir Terancam Punah

Bibit Siklon Tropis 99W Berada di Utara Papua

Next Post
AIS Kelas B Sudah Banyak Dipasarkan di Indonesia

KPLP Awasi pemasangan dan pengaktifan AIS di Kapal

Komentar tentang post

TERBARU

7 Tim Mahasiswa UNG Lolos Pendanaan Program Kreativitas Kemdiktisaintek

Ada 4.000 Anggrek di Indonesia, 3 Spesies Baru

Indikasi El Niño Condition di Samudra Pasifik

Waspada Adanya Peningkatan Curah Hujan

Penyakit Diabetes Mengancam Usia Remaja

Koperasi Produsen Cahaya Sinergi Dengilo Kantogi Izin Pertambangan Rakyat di Pohuwato

AmsiNews

REKOMENDASI

UNG Luncurkan Panduan Penelitian 2025

Malapetaka di Selat Karimata dan Laut Natuna Selatan

Dalam 10 Hari 47 Kejadian Banjir di Indonesia

Presiden Kunjungi Lokasi Bencana Tsunami di Pandeglang

Badai Tropis Khanun Bergerak Lambat di Selatan Kagoshima

Gerhana Bulan, Waspadai Pasang Air Laut Lebih Tinggi

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.