Saluran negara bagian TVM melaporkan bahwa perusahaan listrik telah memadamkan aliran listrik sepenuhnya sebagai tindakan pencegahan, dan semua penerbangan ditangguhkan.
Topan Freddy bergerak lambat, menurut ahli meteorologi berarti akan mengambil lebih banyak uap air dari laut, membawa hujan lebat.
Di seluruh dunia, perubahan iklim membuat badai menjadi lebih basah, lebih berangin, dan lebih kuat, kata para ilmuwan.
Lautan menyerap banyak panas dari emisi gas rumah kaca, dan ketika air laut yang hangat menguap, energi panasnya dipindahkan ke atmosfer, memicu badai yang lebih merusak.
Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) mengatakan OCHA dan mitranya terus mendukung upaya bantuan yang dipimpin pemerintah di Mozambik maupun Madagaskar.
Di Mozambik, OCHA menyediakan makanan, tenda, perlengkapan dapur, penjernihan air, dan perlengkapan kesehatan, serta bersiap untuk pendaratan kedua.
Di Madagaskar, lebih dari 81.000 orang telah menerima bantuan kemanusiaan, termasuk makanan dan air, serta layanan sanitasi dan kebersihan.
Mengingat kebutuhan kemanusiaan yang terus berlanjut di Madagaskar, Wakil Sekretaris Jenderal Urusan Kemanusiaan dan Koordinator Bantuan Darurat, Kantor
Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) Martin Griffiths, telah mengalokasikan US$8,5 juta dari Dana Tanggap Darurat Pusat PBB.





Komentar tentang post