Kamis, April 30, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Konservasi

Sonny Mumbunan: Insentif Kawasan Konservasi Papua Barat dengan Indikator Tutupan Lahan

redaksi
21 Oktober 2018
Kategori : Konservasi
0
ICBE 2018

Ilmuwan muda Sonny Mumbunan bersama nara sumber lainnya dalam Konferensi Internasional Keanekaragaman Hayati, Ekowisata dan Ekonomi Kreatif (ICBE) 2018. FOTO: DOK. ICBE

Manokwari – Ilmuwan Muda Dr Sonny Mumbunan memberikan formula khusus untuk Provinsi Papua Barat yang telah menargetkan 70 persen luas wilayahnya sebagai kawasan konservasi. Salah satu formula dengan indikator tutupan lahan sebagai pemberian insentif.

Indikator tutupan lahan, menurut Sonny, dapat dijadikan salah satu acuan dalam menyalurkan alokasi dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui Dana Alokasi Umum.

“Jadi bagi daerah-daerah yang memiliki tutupan lahan hutan tertentu dan mengalami pertambahan tutupan kawasan, itu bisa diberikan insentif,” kata Sonny yang juga peneliti di Pusat Penelitian Perubahan Iklim (Research Centre for Climate Change) Universitas Indonesia.

Dalam Konferensi Keanekaragaman Hayati, Ekowisata dan Ekonomi Kreatif (International Conference on Biodiversity, Ecotourism, and Creative Economy – ICBE) 2018, insentif dalam pelaksanaan konservasi menjadi bahasan khusus.

Sonny mengatakan, mekanisme ini sudah pernah dibahas dengan Kementerian Keuangan dan Kementerian Dalam Negeri. Ada respon yang berbeda. Namun, mekanisme seperti ini sudah berhasil diterapkan di Brasil dan India.

Karena itu, kata Sonny, berpeluang untuk sukses jika melihat kondisi Indonesia dan India yang hampir sama. Semua tergantung Pemerintah Pusat. Pemerintah Daerah tinggal mendorong, seperti Pemerintah Provinsi Papua Barat yang sudah memiliki komitmen dan regulasi daerah.

Pemerintah Provinsi Papua Barat telah mendeklarasikan sebagai Provinsi Konservasi dalam rancangan Peraturan Daerah Khusus Pembangunan Berkelanjutan. Target 70 persen luas wilayahnya sebagai kawasan konservasi ini dikaji dalam revisi Tata Ruang dan Wilayah (RTRW).

Menurut Sonny, rancangan Peraturan Daerah Khusus tersebut telah diserahkan ke DPR Papua Barat untuk di bahas dan ditetapkan. “Nanti tinggal payung hukumnya saja yang dibuat pemerintah pusat,” ujarnya.

Akademisi dari Universitas Papua Ludia Wambrauw mengatakan, dana yang masuk untuk konservasi, jangan langsung diberikan kepada masyarakat tanpa adanya pendampingan. Soalnya, beberapa contoh kasus menunjukan pemanfaatan dana hanya bersifat temporer dan gagal.

Menurut Ludia, pendanaan itu penting, tapi yang paling utama adalah pendampingan supaya tetap berkelanjutan. “Kalau mau jangka panjang harus ada pendampingan pada masyarakat agar ekonomi yang terbangun juga berkelanjutan,” katanya.

Untuk itu, pemerintah daerah dapat bekerjasama dengan mitra pembangunan yang selama ini sudah melakukan pendampingan langsung kepada masyarakat. Seperti yang berasal dari LSM maupun akademisi.*

 

Tags: KonservasiPapua Barat
Bagikan2Tweet2KirimKirim
Previous Post

Kapal Baruna Jaya I Survei Batimetri di Palu-Donggala

Next Post

Kapal Baruna Jaya I Pelajari Fenomena Bawah Laut Palu dan Donggala

Postingan Terkait

Petugas Menangkap Pelaku Pembalakan Liar Hutan Mangrove di Langkat

Burung Indonesia Diseminasi Konservasi Mangrove Pohuwato dan Pameran Produk Ramah Lingkungan

25 April 2026
Percepatan Reviu Zonasi di Kawasan Konservasi Kepulauan Raja Ampat Memastikan Kesesuaian dengan Kebutuhan Masyarakat

Percepatan Reviu Zonasi di Kawasan Konservasi Kepulauan Raja Ampat Memastikan Kesesuaian dengan Kebutuhan Masyarakat

9 April 2026

55 Paus Pilot Sirip Pendek Terdampar di Pantai Rote Ndao, 34 Selamat

Tahun Kuda 2026: Empat Pelajaran Lingkungan yang Dapat Dipelajari Dari Kuda

Pariwisata Berkelanjutan Mendorong Tanggung Jawab dan Konservasi Lingkungan

Bali Ocean Days 2026 Bahas Pengelolaan 7 Cagar Biosfer Kepulauan dan Pesisir di Indonesia

Balai Taman Nasional Bogani Nani Wartabone Menghentikan Pembukaan Jalan dalam Kawasan

Ikan Hulu’u di Danau Limboto Kelompok Giuris, Butuh Rencana Konservasi yang Spesifik

Next Post
Baruna Jaya I

Kapal Baruna Jaya I Pelajari Fenomena Bawah Laut Palu dan Donggala

Komentar tentang post

TERBARU

Melki Gani –  Fajri A. Kidjab Ketua dan Sekretaris Terpilih AMSI Gorontalo Periode 2026-2030

Mangrove Dapat Menyerap logam berat Merkuri

Mangrove Biofilter Alami Mengurai Limbah Budidaya Laut

ENSO dan IOD Kondisi Netral, Monsun Australia Melemah

Waspada Hujan Ringan dan Lebat di Berbagai Wilayah Indonesia

Ekosistem Laut Saling Terhubung

AmsiNews

REKOMENDASI

Foto: Penguburan Paus Pemandu di Sabu Raijua

Hari Bumi, Google Doodle Tampilkan Efek Perubahan Iklim

Tim UNG Kembangkan Limbah Kulit Nanas Pembasmi Jentik Nyamuk Penyebab DBD

KKP Dorong Terobosan Sektor Perikanan Melalui Inovasi Digital

Gangguan Iklim Penyebab Kehancuran Akan Terjadi Jangka Panjang

Topan Super Mawar Meninggalkan Guam Tanpa Listrik dan Air Bersih

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.