Pendanaan ini akan digunakan untuk menanggapi topan Freddy, serta kerusakan yang ditimbulkan oleh badai tropis Emnati dan Batsirai tahun lalu.
Sekitar 470.000 orang telah terkena dampak badai di Madagaskar dan Mozambik, termasuk hampir 300.000 orang di Madagaskar dan sekitar 171.400 orang di Mozambik.
Hingga Minggu (12/3) sedikitnya 27 orang tewas karena siklon tropis Freddy.
Sistem ini berkembang sebagai bibit di selatan Jawa pada 3 Februari, kemudian mendapatkan penamaan sebagai siklon tropis pada 6 Februari oleh Biro Meteorologi Australia, di selatan Nusa Tenggara, Indonesia.
Setelah melewati Madagaskar barat daya awal pekan ini, Freddy bergerak ke barat laut melalui Selat Mozambik dan diperkirakan akan menghantam pantai Mozambik.
Melansir Reliefweb.int, di Madagaskar, setidaknya 10 orang tewas dan tiga lainnya hilang setelah Freddy membawa hujan lebat ke barat daya pulau itu sejak 5 Maret.
Lebih dari 72.600 orang terkena dampak badai terbaru, termasuk 24.300 orang yang mengungsi, 16.367 di antaranya berada di 34 lokasi sementara di beberapa distrik dan lebih dari 7.900 tinggal bersama kerabat di wilayah Menabe dan Atsimo Andrefana, menurut laporan awal oleh Biro Nasional Risiko dan Penanggulangan Bencana (BNGRC).
Diperkirakan sekitar 12.400 rumah (6.000 kebanjiran, 900 rusak dan 5.500 hancur) dan 280 ruang kelas (158 hancur, 67 rusak dan 55 tanpa atap) terkena dampaknya, mengakibatkan hampir 28.000 siswa belum bisa bersekolah.





Komentar tentang post