Darilaut – Satelit Lingkungan Operasional Geostasioner atau Geostationary Operational Environmental Satellites (GOES) – Seri R milik Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional AS atau US National Oceanic and Atmospheric Administration’s (NOAA) menuju orbit.
Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) menyambut baik peluncuran GOES-U, yang terbaru dari empat satelit geostasioner canggih milik NOAA tersebut.
GOES – Seri R adalah sistem pengamatan cuaca dan pemantauan lingkungan tercanggih di Belahan Barat. Ini memberikan citra canggih dan pengukuran atmosfer, pemetaan aktivitas petir secara real-time, dan pemantauan cuaca luar angkasa.
“GOES-U akan menggabungkan definisi tinggi dengan kecepatan dan presisi tingkat lanjut pada observasi real-time yang akan ditangkapnya, yang akan membantu meningkatkan akurasi dan ketepatan waktu prakiraan cuaca kami,” kata Administrator NOAA Rick Spinrad, Ph.D., mengutip siaran pers WMO.
“Selain itu, satelit ini akan memastikan data penting ini tersedia bagi para peramal NOAA pada tahun 2030-an.”
GOES-U terbang ke orbit dengan roket SpaceX Falcon Heavy pada 25 Juni dari Kennedy Space Center NASA di Florida.
Setelah sekitar dua minggu, satelit akan mencapai orbit geostasioner pada 22.236 mil di atas Bumi dan akan berganti nama menjadi GOES-19.




