Karena lama waktu yang ditempuh Bulan untuk menyelesaikan kedua periode tersebut berbeda, pada suatu saat Bulan akan berada pada fase bulan baru dan posisinya di apoge.
Sementara di saat yang lain Bulan akan berada pada fase purnama dan posisinya di perige. Demikian juga hal yang sebaliknya bisa terjadi.
Hal ini dapat diketahui dengan membandingkan waktu saat Bulan pada fase tertentu dengan waktu saat posisi Bulan di perige atau apoge.
Dalam gambar dibawah ini Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan waktu fase-fase Bulan, jarak Bumi-Bulan, dan waktu saat Bulan di perige dan apogee pada tahun 2022.

Pada Gambar tersebut dapat terlihat, Bulan saat di perige maupun apoge tidak selalu dalam fase yang sama.
Sebagai contoh adalah saat dua posisi Bulan yang paling dekat dari Bumi pada tahun 2022. Pada 13 Juli 2022 pukul 16.07 WIB Bulan berada pada posisi terdekatnya dari Bumi pada 2022 dengan jarak 357.263 km dan 9 jam 30 menit kemudian Bulan berada pada fase purnama.
Sementara itu pada 24 Desember 2022 pukul 15.32 WIB, Bulan berada di perige dengan jarak sejauh 358.270 km setelah 22 jam 16 menit sebelumnya Bulan dalam fase bulan baru.
Hal yang mirip berlaku juga saat Bulan berada di apoge. Pada 29 Juni 2022 pukul 13.08 WIB Bulan berada di apoge sejauh 406.576 km dan sebelumnya pada pukul 09.52 WIB Bulan berada pada fase bulan baru.





Komentar tentang post