Setelah Cina Utara, Banjir Kini Merendam Cina Timur Laut

Petugas pemadam kebakaran memindahkan penduduk yang terendam banjir di Kabupaten Yanshou, Provinsi Heilongjiang, Cina Timur Laut, pada Sabtu 5 Agustus 2023. GAMBAR: XINHUA/CHEN YICHEN

Darilaut – Banjir masih terus melanda Cina sepekan terakhir. Setelah Cina Utara, kini banjir merendam Cina Timur Laut memaksa puluhan ribu orang dievakuasi, pada Sabtu (5/8).

Dalam foto-foto yang ditampilkan Kantor berita Xinhua, ribuan petugas bahu membahu menyelamatkan warga di Kabupaten Yanshou dan Kota Harbin, Provinsi Heilongjiang.

Dipicu oleh hujan lebat di kota Mudanjiang dan ibu kota provinsi Harbin, ketinggian air di beberapa sungai telah melampaui batas peringatan. Tim penyelamat darurat termasuk petugas pemadam kebakaran lokal dan pemadam kebakaran hutan telah dikirim untuk membantu pekerjaan penyelamatan dan bantuan.

Patroli 24 jam di tanggul telah dilakukan untuk mengendalikan risiko, dan warga yang terkena dampak banjir telah direlokasi.

Hasil foto udara juga menunjukkan hana pertanian dan jalan yang terendam banjir di Kabupaten Yanshou.

Melansir Xinhua seorang petugas pemadam kebakaran di Provinsi Heilongjiang, bernama Yu Yangyang, kurang tidur selama beberapa malam terakhir. Bersama rekan-rekannya lakukan menyelamatkan orang-orang yang terdampar akibat hujan deras dan banjir.

Selama berhari-hari, Heilongjiang bergulat dengan hujan lebat terus menerus, yang mengarah pada pembentukan banjir besar pertama tahun ini di beberapa sungai.

Hujan terus menerus menyebabkan kendaraan terendam, orang-orang terjebak dan jalan-jalan ditutup.

Di tengah banjir, Yu dan timnya dari kota Mudanjiang berjalan kaki di mana kendaraan tidak tersedia, mengarungi banjir untuk menjangkau mereka yang membutuhkan.

Tim ini bekerja secara estafet untuk menggendong orang tua dan penyandang disabilitas di punggung mereka.

Di Harbin, ibu kota provinsi, banjir telah mempengaruhi 135.430 penduduk, memaksa 53.355 orang pindah pada pukul 16.00 Jumat (4/8). Kota Shangzhi dan Wuchang, yang dikelola oleh Harbin, sangat terpengaruh oleh genangan tersebut.

Di Shangzhi, pemadam kebakaran hutan Harbin telah mengirimkan 654 personel dan 72 kendaraan ke daerah perkotaan utama dan daerah lain untuk memperkuat tanggul dan mengevakuasi penduduk yang terdampar.

Sejauh ini, mereka telah berhasil menyelamatkan hampir 400 orang dan 170 kendaraan, serta telah mengangkut lebih dari 15.000 set perbekalan. Mereka juga memperkuat tanggul sepanjang 850 meter dan mengisi lebih dari 17.500 karung pasir.

“Mengutamakan orang adalah inti dari bantuan bencana. Tidak peduli betapa sulit atau berbahayanya situasinya, kita harus melakukan segala yang kita bisa untuk melindungi nyawa dan harta benda orang,” kata Zhang Libo, Wakil Komandan Brigade.

Di Wuchang, tempat penampungan sementara telah didirikan untuk menampung warga yang dievakuasi.

Kepala Sekolah Menengah Yachen di Wuchang, Chen Lihua, mengatakan bahwa pada hari Kamis, sekolah diubah menjadi pusat bantuan banjir hanya dalam waktu tiga jam.

Sekitar 40 staf sekolah secara sukarela membantu mengatur para pengungsi, mendaftarkan mereka dan mengalokasikan kamar.

Sumber: Xinhua (english.news.cn)

Exit mobile version