Selasa, Juli 21, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Siklon Tropis di Samudra Pasifik Mengarah ke Jepang dan Cina

redaksi
10 September 2024
Kategori : Berita
0
Siklon Tropis di Samudra Pasifik Mengarah ke Jepang dan Cina

Trek lintasan siklon tropis a dan siklon tropis b pada Selasa (10/9) malam. GAMBAR: JMA

Darilaut – Siklon tropis (tropical cyclone) sedang berkembang di Samudra Pasifik bagian barat dan Laut Cina Timur.

Siklon tropis a, menurut Badan Meteorologi Jepang, bergerak ke barat barat-laut dengan kecepatan 15 km per jam (8 knot). Siklon tropis ini mengarah ke Jepang dan Cina.

Dalam buletin informasi yang dikeluarkan Selasa (10/9) malam, siklon tropis tersebut dengan tekanan udara pada pusatnya 1000 hPa (hektopaskal).

Siklon tropis a atau depresi tropis (tropical depression) 14W 14W terletak 233 km selatan-tenggara Navsta Guam, dan telah melacak ke barat laut dengan kecepatan 20 km per jam (11 knot) selama 6 jam terakhir.

Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 4,3 meter (14 feet), kata JTWC.

Prediksi Badan Meteorologi Jepang dan JTWC intensitas sistem ini akan meningkat dalam dua hari ke depan.

Diperkirakan sistem ini akan mencapai kekuatan badai tropis saat melacak di dekat Guam. Kondisi lingkungan tampak kondusif untuk oengembangan selama 2 hari ke depan.

Sementara bibit siklon tropis 94W atau siklon tropis b mengarah ke utara barat-laut dengan kecepatan 15 km per jam (7 knot).

Tekanan udara pada pusatnya 1000 hPa, kata Badan Meteorologi.

Menurut JTWC  bibit siklon tropis 94W saat ini berlokasi di Laut Cina Timur. Sistem ini memiliki peluang sedang untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Badan Meteorologi JepangCinaJTWCKepulauan RyukyuLaut Cina TimurSiklon Tropis
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

58 Orang Tewas Karena Topan Yagi di Vietnam

Next Post

Mahasiswa UNG Meraih Tiga Medali Dalam Kompetisi Pekan Seni Nasional

Postingan Terkait

7 Tim Mahasiswa UNG Lolos Pendanaan Program Kreativitas Kemdiktisaintek

Juli 2026 Tercatat 8 Prodi UNG Raih Akreditasi Unggul

21 Juli 2026
2024 Tahun Terpanas, Bagaimana di Tahun 2025?

Potensi Hujan di Tengah Penguatan El Niño

21 Juli 2026

Kondisi Relatif Kering,  Penguatan El Niño dan Perluasan Musim Kemarau

Gorontalo Antisipasi dan Siaga Musim Kemarau

Program Studi Pendidikan Fisika UNG Raih Akreditasi Unggul

Pengelolaan Wisata Hiu Paus Botubarani Kedepankan Aspek konservasi dan Manfaat Ekonomi Bagi Masyarakat

Menghadapi Suhu Sangat Panas, WHO Keluarkan Panduan Baru

Eropa Paling Cepat Memanas, 10 Ribu Tewas Musim Ini

Next Post
Mahasiswa UNG Meraih Tiga Medali Dalam Kompetisi Pekan Seni Nasional

Mahasiswa UNG Meraih Tiga Medali Dalam Kompetisi Pekan Seni Nasional

TERBARU

Juli 2026 Tercatat 8 Prodi UNG Raih Akreditasi Unggul

Potensi Hujan di Tengah Penguatan El Niño

Kondisi Relatif Kering,  Penguatan El Niño dan Perluasan Musim Kemarau

Gorontalo Antisipasi dan Siaga Musim Kemarau

Program Studi Pendidikan Fisika UNG Raih Akreditasi Unggul

Pengelolaan Wisata Hiu Paus Botubarani Kedepankan Aspek konservasi dan Manfaat Ekonomi Bagi Masyarakat

AmsiNews

REKOMENDASI

Ada Cahaya Kehijauan di Langit Pontianak

Badai Tropis Pulasan Terbentuk di Dekat Guam, Mengarah ke Jepang dan Cina

Presiden Minta Daerah Tak Paksakan Adaptasi Kebiasaan Baru

Panas di Spanyol, Portugal dan Afrika Utara Karena Perubahan Iklim

Ada Ritual Memanggil Penyu di Indonesia

Tak Boleh Ambil Karang di Kawasan Konservasi dan Wisata

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.