Darilaut – Siklon Tropis Grant (03U) yang berada di dekat Kepulauan Cocos (Keeling), Samudra Hindia, dapat membawa peningkatan gelombang laut di pesisir selatan Indonesia.
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pergerakan sistem ini menjauhi wilayah Indonesia sehingga tidak berpengaruh terhadap kondisi cuaca.
Namun demikian, kata BMKG, Siklon Tropis Grant masih memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi gelombang laut di pesisir selatan Indonesia.
Aktivitas siklonik ini memicu potensi peningkatan tinggi gelombang dalam kategori sedang (1,25–2,5 meter) di sejumlah perairan Indonesia.
Beberapa wilayah yang perlu diwaspadai adalah perairan barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, perairan selatan Pulau Jawa, serta Samudra Hindia barat Bengkulu hingga selatan Jawa.
Dalam 24 jam ke depan, Siklon Tropis Grant diperkirakan menguat intensitasnya menjadi kategori 2 dengan angin maksimum mencapai 50 knot (95 km per jam) sembari terus bergerak ke arah barat-barat laut menjauhi kepulauan Indonesia.
Dengan lahirnya siklon ini, BMKG mengimbau masyarakat di wilayah terdampak, khususnya pelaku operasional pelayaran, untuk waspada terhadap perubahan kondisi laut sejak dini. Begitu pula bagi masyarakat di wilayah pesisir.
Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC) mengatakan Grant terletak 339 km di sebelah timur Kepulauan Cocos, dan telah bergerak ke arah barat laut dengan kecepatan 11 km per jam (6 knot) selama 6 jam terakhir.




