Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 5,5 meter (18 kaki), kata JTWC.
JTWC memperkirakan sistem ini akan mencapai intensitas puncak 110 km per jam (60 knot) dalam 24 jam. Saat sistem bergerak ke barat, akan terus melemah.
Iggy yang berkembang dari Bibit Siklon Tropis 90S memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca dan perairan di wilayah Indonesia dalam 24 Jam hingga 2 Januari 2026 pukul 07.00 WIB.
Menurut BMKG dampak tersebut berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang di wilayah Lampung, Banten, DK Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta.
Tinggi Gelombang kategori sedang (1,25 – 2,5 m) di Samudra Hindia Barat Bengkulu hingga Lampung, perairan barat Bengkulu hingga Lampung, Selat Sunda bagian selatan, perairan selatan Jawa Timur, Samudra Hindia selatan Banten, dan Samudra Hindia selatan Jawa Timur.
Tinggi Gelombang kategori tinggi (2,5 – 4,0 m) di Samudra Hindia selatan Jawa Barat hingga Yogyakarta dan Perairan selatan Banten hingga Yogyakarta, kata BMKG.




