Sabtu, April 18, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Siklon Tropis Kong-rey Menguat Menjadi Badai Tropis Parah di Laut Filipina

redaksi
28 Oktober 2024
Kategori : Berita
0
Topan Kong-rey Mengarah ke Taiwan dan Cina Timur

Trek lintasan badai tropis Kong-rey pada Senin (28/10) pagi, sistem ini diperkirakan akan mendarat di Taiwan dan Cina Timur. GAMBAR: JMA

Darilaut – Badai Tropis Kong-rey telah menguat menjadi Badai Tropis Parah (Severe Tropical Storm) di Laut Filipina, Senin (28/10) pagi.

Dalam buletin informasi yang dikeluarkan Badan Meteorologi Jepang (JMA) Senin pukul 09.50, intensitas Kong-rey menjadi badai tropis parah atau siklon tropis yang berkembang ekstrem.

Sistem ini mengarah ke barat barat-laut dengan kecepatan 10 km per jam (6 knot). Tekanan udara pada pusatnya 985 hPa (hektopaskal), kata Badan Meteorologi.

Area angin kencang dengan kecepatan 30 knot atau lebih di utara 560 km (300 NM) dan selatan 440 km (240 NM).

Badan Meteorologi memperkirakan badai tropis parah Kong-rey akan bergerak lambat ke barat, selanjutnya ke barat-barat laut dengan kecepatan 15 km per jam  (7knot).

Intensitas sistem ini diprediksi akan menguat menjadi topan (typhoon) pada Rabu (30/10).

Pusat Peringatan Siklon Tropis Bersama – Joint Typhoon Warning Center (JTWC) mengatakan Kong-rey terletak 1043 km timur-timur laut Manila, Filipina, dan telah melacak ke barat-barat laut dengan kecepatan 13 km perjam (7 knot).

Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 8,8 meter (29 feet).

JTWC memperkirakan dengan kondisi lingkungan yang menguntungkan akan menyebabkan intensifikasi dengan intensitas puncak diperkirakan 215 km per jam (115 knot) dalam 3 hari, atau sedikit lebih tinggi sebelum mendarat di Taiwan.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Badan Meteorologi JepangJTWCLaut Cina TimurLaut FilipinaPAGASASiklon TropisTaiwanTopan Kong-Rey
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Fake News, Kantor Komunikasi Kepresidenan: Tidak Ada Penangguhan Kelas di Seluruh Luzon 28-31 Oktober

Next Post

Badai Tropis Trami Menyebabkan 97 Tewas di Filipina, 2 di Vietnam

Postingan Terkait

Ini Rekomendasi PBB untuk Integritas Informasi Media Pers

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

18 April 2026
Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

18 April 2026

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

Eutrofikasi di Teluk Jakarta Sangat Tinggi Secara Global

Eutrofikasi Mengganggu Keseimbangan Ekosistem Perairan dan Memiliki Dampak Sosial yang Luas

Topan Sinlaku Bergerak Lambat di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Dosen UNG Kembangkan Inovasi Teknologi dan Digitalisasi Limbah Ikan Cakalang

Next Post
Badai Tropis Trami Menewaskan 46 orang di Filipina

Badai Tropis Trami Menyebabkan 97 Tewas di Filipina, 2 di Vietnam

TERBARU

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

Eutrofikasi di Teluk Jakarta Sangat Tinggi Secara Global

Eutrofikasi Mengganggu Keseimbangan Ekosistem Perairan dan Memiliki Dampak Sosial yang Luas

AmsiNews

REKOMENDASI

Penyu Raksasa Ditemukan Mati Terdampar di Pantai Negeri Asilulu, Maluku

Rektor Terpilih Komitmen Mempertahankan Ruang Hijau di Universitas Negeri Gorontalo

Definisi Baru Topan Super di Filipina

Data Kelautan Sangat Penting Untuk Menghadapi Perubahan Iklim

WA Center untuk Kelancaran Izin Kapal > 30 GT

Dosen IPB University Bahas Lobster, Kepiting, dan Rajungan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.