Darilaut – Siklon tropis Mitchell (21U) telah menjadi sistem yang berbahaya. Sistem ini membawa angin kencang yang merusak, hujan lebat, gelombang badai, dan laut yang bergelombang.
Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 10,1 meter (33 kaki), kata Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC).
Mitchell (21U) berkembang dari bibit siklon tropis 98P (Tropical Low 21U) di daratan Wilayah Utara, Northern Territory.
Pada Jumat (6/2) pagi sistem ini berada di lepas Pantai Broome. Jumat malam Siklon Tropis Mitchell terbentuk di lepas pantai utara timur laut dekat Pilbara Australia.
Mitchell kemudian menguat menjadi kategori 2 di dekat Port Hedland Australia Barat, pada Sabtu (7/2). Sabtu malam Mitchell menguat menjadi kategori 3 di perairan dekat Karratha.
Sistem ini diperkirakan akan mendarat antara Onslow dan Exmouth di Australia Barat, pada Minggu (8/2) malam
Bahaya sistem ini, menurut Biro Meteorologi (Bureau of Meteorology – BOM), embusan angin yang sangat merusak hingga 205 km per jam mungkin terjadi di wilayah pesisir Pilbara di sekitar Karratha, Dampier, dan Wickham pada Minggu pagi.
Terutama jika Mitchell bergerak lebih dekat dari perkiraan, meluas ke barat hingga Onslow pada Minggu sore saat inti badai Mitchell yang merusak bergerak di sepanjang pantai, ujar Biro Meteorologi.




