Darilaut – Setelah menyusur pantai North West Cape hingga Ningaloo, Siklon Tropis (Tropical Cyclone) Narelle mendarat di dekat Coral Bay, Australia Barat, pada Jumat (27/3) siang.
Sistem ini mendarat dengan intensitas kategori 3.
Inti badai Narelle yang sangat merusak dengan embusan angin ekstrem hingga 205 km per jam berdampak pada pantai barat dekat Ningaloo dan Coral Bay, menurut Biro Meteorologi (Bureau of Meteorology, BOM) Australia dalam buletin informasi yang dikeluarkan Jumat pukul 13.00 waktu setempat.
Sistem kemudian bergerak ke selatan untuk melintasi pantai antara Coral Bay dan Cape Cuvier. Carnarvon dapat mengalami hembusan angin hingga 190 km/ per jam sore ini.
Narelle perlahan melemah di dekat pantai Coral Bay, dan bergerak ke selatan tenggara menjauhi Exmouth menuju Carnarvon, kata Biro Meteorologi.
Menurut Biro Meteorologi dampak parah terjadi di pantai Pilbara bagian barat dan pantai Gascoyne bagian utara, meluas ke selatan hingga Carnarvon.
Siklon Tropis Narelle diperkirakan akan melemah dengan cepat saat bergerak cepat ke selatan tenggara di daratan, pada Sabtu (28/3).
Zona peringatan berada di sebelah barat Onslow hingga Jurien Bay, termasuk Exmouth, Coral Bay, Carnarvon, Denham dan Geraldton, dan meluas ke pedalaman hingga Murchison dan Dalwallinu, kata Biro Meteorologi.
Angin kencang di dekat pusat badai mencapai 150 kilometer per jam dengan embusan angin hingga 205 kilometer per jam.
Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC) mengatakan Narelle terletak 52 km barat daya Learmonth, Australia, dan telah bergerak ke arah selatan-barat daya dengan kecepatan 26 km per jam (14 knot) selama 6 jam terakhir.
Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 12,2 meter (40 kaki), kata JTWC.
Pelemahan yang cepat diperkirakan terjadi saat sistem berinteraksi dengan daratan dan geser angin barat meningkat mendekati 75 km per jam (40 knot).
