Ide ini diapresiasi oleh PUPR mengingat adanya kondisi beberapa daerah yang tidak memungkinkan untuk dilakukan relokasi.
Sejauh ini ada 2 peta usulan relokasi baru yaitu di Waisesa II sebanyak 546 unit rumah dan Waisesa I sebanyak 154 unit rumah. Peran dari unsur kebencanaan sangat dibutuhkan dalam menentukan area relokasi ke depannya.
Sampai saat ini penanganan pasca bencana hidrometeorologi akibat siklon tropis Seroja di NTT masih terus berlanjut.
Terkait dengan kesehatan, terdapat 3 kabupaten yang mengalami dampak yang besar. Pusat Krisis Kesehatan menyebutkan 3 kabupaten tersebut masing-masing Flores Timur, Lembata, dan Alor.
Untuk menangani hal tersebut, Kementerian Kesehatan mengirimkan dokter spesialis bedah tulang, anestesi, dan perawat dari beberapa daerah di luar NTT. Para tim kesehatan juga melakukan penyisiran korban luka di pengungsian dan rumah kerabat korban yang tidak terdampak.





Komentar tentang post