Minggu, November 8, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Silvo-Akuakultur, Sistem yang Memadukan Pengelolaan Mangrove dan Perikanan Berkelanjutan

redaksi
24 Juni 2026
Kategori : Berita
0
Monitoring Ekosistem Mangrove Berbasis Android

Mangrove. FOTO: DARILAUT.ID

“Kita tahu bahwa negara kita memiliki hutan mangrove terluas di dunia dengan luas kurang lebih 3,31 juta hektare,” kata Hidayat seperti dikutip dari Brin.go.id.

”Silvo-aquakultur merupakan kegiatan terpadu berkelanjutan antara pengelolaan kawasan mangrove dengan akuakultur berbasis tambak yang memungkinkan pemanfaatan kawasan mangrove sekaligus menjaga kelestariannya.”

Hidayat menjelaskan bahwa mangrove memiliki berbagai fungsi ekologis dan sosial, antara lain melindungi wilayah pesisir dari bencana, menyediakan habitat bagi berbagai biota, menyerap karbon, menjaga proses ekologis, serta mendukung mata pencaharian masyarakat pesisir.

Hidayat juga menyoroti perkembangan publikasi ilmiah terkait silvo-akuakultur di Indonesia. Berdasarkan telaah literatur yang dipaparkannya, terdapat lebih dari 100 publikasi mengenai silvo-fishery dan silvo-aquaculture selama periode 1990–2026. Indonesia menjadi salah satu negara yang aktif menghasilkan publikasi di bidang tersebut.

Kajian tersebut mencakup aspek kualitas air, keanekaragaman hayati, produktivitas tambak, penyerapan karbon, mitigasi perubahan iklim, hingga pengembangan komoditas budidaya di kawasan mangrove.

Hidayat mengatakan berbagai hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi mangrove dengan tambak berpotensi memperbaiki kualitas air, mempertahankan keanekaragaman hayati, menyimpan karbon, dan memberikan manfaat ekonomi.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: BRINHidayat Suryanto SuwoyoPerikanan budidayaSilvo-AkuakulturSilvofishery
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Mahasiswa KKN UNG-UGM Akan Kembangkan Energi Berbasis Tenaga Surya di Botutonuo

Next Post

Topan Mekkhala Terletak di Selatan Jepang

Postingan Terkait

UNG Kampus di Kawasan Teluk Tomini yang Masuk QS World University Rankings

UNG Kampus di Kawasan Teluk Tomini yang Masuk QS World University Rankings

8 November 2026
Ekonomi Gorontalo Y-on-Y 2026 Tumbuh 5,63 Persen

Ekonomi Gorontalo Y-on-Y 2026 Tumbuh 5,63 Persen

8 November 2026

Earth Information Day, WMO Luncurkan Kondisi Iklim 2026 Pada Konferensi Iklim COP31

Esai Digitalisasi Ekowisata Hiu Paus Mahasiswa UNG Raih Prestasi Nasional

Badai Tropis Cempaka Terbentuk di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Program Studi Pendidikan Geografi UNG Raih Akreditasi Unggul

Lebih Dari 190 Negara Akan Menghadiri COP31 di Antalya Turki Saat Overshoot Perjanjian Paris 1,5°C

Konferensi Iklim PBB di Tengah Kekeringan, Banjir Dahsyat, Gelombang Panas dan El Niño Sangat Kuat

Next Post
Topan Mekkhala Mengarah ke Okinawa dan Amami Jepang

Topan Mekkhala Terletak di Selatan Jepang

TERBARU

UNG Kampus di Kawasan Teluk Tomini yang Masuk QS World University Rankings

Ekonomi Gorontalo Y-on-Y 2026 Tumbuh 5,63 Persen

Earth Information Day, WMO Luncurkan Kondisi Iklim 2026 Pada Konferensi Iklim COP31

Esai Digitalisasi Ekowisata Hiu Paus Mahasiswa UNG Raih Prestasi Nasional

Badai Tropis Cempaka Terbentuk di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Program Studi Pendidikan Geografi UNG Raih Akreditasi Unggul

AmsiNews

REKOMENDASI

Malnutrisi Faktor Risiko Utama di Kalimantan Utara, Gorontalo dan Papua

Siklon Tropis Maila Mengarah ke Ujung Timur Papua Nugini

Sudah 17 Kali Kongo Menghadapi Virus Ebola

Intensifikasi Badai Beryl Sangat Cepat, IPCC: Proporsi Siklon Tropis Meningkat Akibat Perubahan Iklim

Foto: Anak-anak di Pulau Papan

102 Kapal Ikan Ganti Jaring Trawl dengan Alat Tangkap yang Ramah Lingkungan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.