Sisa Siklon Tropis Senyar Terletak di Utara Natuna

Eks Siklon Tropis Senyar di timur Malaysia, pada Sabtu (29/11) pagi. GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – Depresi tropis (Tropical Depression) 34W atau sisa Siklon Tropis Senyar saat ini terletak di utara Pulau Natuna atau selatan tenggara Ho Chi Minh, Vietnam, pada Minggu (30/11) pagi.

34W terletak 628 km di selatan Kota Ho Chi Minh, dan telah bergerak ke arah timur-timur laut dengan kecepatan 15 km per jam (8 knot) selama 6 jam terakhir, kata Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC).

Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 3,7 meter (12 kaki).

34W diperkirakan akan bergerak ke arah timur laut, dan akan melemah selama 24 jam ke depan karena geseran timur dan udara kering berdampak pada pusaran.

Kedua elemen ini diperkirakan akan menyebabkan 34W menghilang dalam waktu sekitar 24 jam.

Sifat 34W yang kompak membuatnya lebih rentan terhadap perubahan lingkungan, yang berpotensi memungkinkan disipasi lebih awal.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan depresi tropis  Ex-Siklon Tropis Senyar saat ini masih berada Laut Cina Selatan dengan kondisi di sekitar sistem masih cukup lembab di setiap lapisan udara serta vortisitas yang cukup mendukung hingga lapisan 500 hPa (hektopaskal).

Namun demikian, kata BMKG, kondisi terkini menunjukkan divergensi lapisan atas dan konvergensi lapisan bawah mengalami penunrunan, vertical wind shear dalam kategori sedang (20 knot), serta pengaruh siklon tropis Koto dapat menghambat perkembangan sistem tekanan rendah.

Dalam 6–12 jam ke depan, sistem ini diperkirakan terus bergerak menjauh ke arah timur laut sehingga pengaruh langsung terhadap Indonesia semakin berkurang, kata BMKG.

Meski demikian, menurut BMKG, hujan lebat hingga sangat lebat masih berpotensi terjadi di Kepulauan Riau, serta hujan sedang hingga lebat di Jambi dan Riau.

Kondisi angin kencang juga dapat muncul di wilayah Kepulauan Riau, sementara perairan Kepulauan Natuna, perairan Kepulauan Anambas, perairan Subi–Serasan, Laut Natuna, perairan Sambas hingga Selat Karimata bagian utara berpotensi mengalami gelombang sedang pada kisaran 1,25–2,5 meter.

Area bertekanan rendah yang terkait dengan sisa-sisa Siklon Tropis Senyar membawa cuaca yang tidak stabil ke Laut Cina Selatan bagian Selatan, kata Observatorium Hong Kong (HKO).

Exit mobile version