Minggu, September 20, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Sistem Peringatan Dini Dapat Mengurangi Kerusakan

redaksi
25 Maret 2022
Kategori : Berita
0
Kondisi Sumber Gempa dan Tsunami di Indonesia Beragam

Gempa disusul gelombang tsunami di Teluk Palu, Sulawesi Tengah, Jumat 28 September 2018. FOTO: VERRIANTO MADJOWA

Darilaut – Laporan utama Komisi Global untuk Adaptasi 2019 ‘Adapt Now’ menemukan bahwa Sistem Peringatan Dini memberikan pengembalian investasi lebih dari sepuluh kali lipat. Ini jumlah yang terbesar dari tindakan adaptasi apa pun.

Mengutip Siaran Pers Organisasi Meteorologi Dunia – World Meteorological Organization (WMO) laporan tersebut juga menemukan bahwa peringatan 24 jam akan datangnya badai atau gelombang panas dapat mengurangi kerusakan yang terjadi hingga 30 persen.

Mengeluarkan biaya US$ 800 juta untuk sistem semacam itu di negara berkembang akan menghindari kerugian sebesar $3 – 16 miliar per tahun.

Namun, terlepas dari manfaat besar yang diketahui, satu dari tiga orang secara global masih belum tercakup oleh layanan sistem peringatan dini. Proporsi orang yang tidak tercakup hampir dua kali lebih tinggi di Afrika.

Pakta Iklim Glasgow (disepakati pada Konferensi Perubahan Iklim PBB COP26 pada November 2021) menekankan urgensi tindakan untuk meningkatkan kapasitas adaptif, memperkuat ketahanan dan mengurangi kerentanan terhadap perubahan iklim.

Ini juga untuk mendesak negara-negara maju meningkatkan penyediaan pendanaan iklim, transfer teknologi dan pengembangan kapasitas mereka untuk adaptasi.

Pemerintah Inggris, yang merupakan presiden COP26 dan pemerintah Mesir, akan memimpin COP27 di Sharm-El-Sheikh. Mereka baru-baru ini memperbarui seruan kepada negara-negara maju untuk menindaklanjuti komitmen, setidaknya menggandakan pendanaan iklim untuk adaptasi ke negara berkembang tahun 2025.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Organisasi Meteorologi DuniaSistem Peringatan DiniWorld Meteorological Organization
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Apa itu Sistem Peringatan Dini?

Next Post

Letak Geografis Indonesia Rentan Terhadap Bencana Multi Hidrometeorologi

Postingan Terkait

Membangun Variabel Iklim dan Ekosistem di Maladewa

Membangun Variabel Iklim dan Ekosistem di Maladewa

20 September 2026
Maladewa Beradaptasi dan Menyelaraskan Data Iklim Menjadi Tindakan Nyata

Maladewa Beradaptasi dan Menyelaraskan Data Iklim Menjadi Tindakan Nyata

20 September 2026

BRIN Kaji Pergerakan Hanyut 8 Orang Termasuk 5 Jurnalis di Selat Sunda

Gempa Bumi Darat Kedalaman 5 km Guncang Toli-Toli Sulawesi Tengah

Prosesi Wisuda ke-63 UNG Kukuhkan 700 Lulusan Terbaik

KKP Tetapkan Kawasan Konservasi di Maluku Tengah Seluas 683.826,89 Hektare

Topan Dujuan Akan Mendekati Tokyo

Tren Negatif Cadangan Air Daratan Terus Berlanjut

Next Post
Letak Geografis Indonesia Rentan Terhadap Bencana Multi Hidrometeorologi

Letak Geografis Indonesia Rentan Terhadap Bencana Multi Hidrometeorologi

Komentar tentang post

TERBARU

Membangun Variabel Iklim dan Ekosistem di Maladewa

Maladewa Beradaptasi dan Menyelaraskan Data Iklim Menjadi Tindakan Nyata

BRIN Kaji Pergerakan Hanyut 8 Orang Termasuk 5 Jurnalis di Selat Sunda

Gempa Bumi Darat Kedalaman 5 km Guncang Toli-Toli Sulawesi Tengah

Prosesi Wisuda ke-63 UNG Kukuhkan 700 Lulusan Terbaik

KKP Tetapkan Kawasan Konservasi di Maluku Tengah Seluas 683.826,89 Hektare

AmsiNews

REKOMENDASI

Ekspor Perikanan Indonesia ke Amerika Serikat Capai US$ 1,9 miliar

Kapasitas Layanan Iklim Saat Ini

Kapal Wisata Tenggelam di Labuan Bajo, Empat Warga Spanyol Dalam Pencarian

Siklon Tropis Errol Menguat di Selatan NTB, Setara Badai Kategori 3

Mengapa LBM PBNU Meminta Ekspor Benih Lobster Dihentikan

Potensi Bahaya Gunung Merapi 7 Kilometer

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.