Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Kanasugi Kenji mengatakan pelepasan satelit SS-1 menjadi langkah besar bagi Indonesia.
“Saya juga ingin menyampaikan penghargaan kepada mahasiswa Universitas Surya, para ahli dari Organisasi Radio Amatir Indonesia, Inasa, dan Badan Riset dan Inovasi Nasional atas upaya mereka dalam merancang dan membangun satelit,” kata Kanasugi.
Kanasugi menjelaskan peran penting JAXA dan UNOOSA, yang memberikan bantuan dan keahlian teknologi kepada Universitas Surya di bawah program KiboCUBE.
Melalui kolaborasi KiboCUBE, JAXA dan UNOOSA berkontribusi pada peningkatan teknologi terkait ruang angkasa di negara-negara mitra dengan memberikan kesempatan untuk menggunakan teknologi peluncuran satelit unik Kibo.
“Saya yakin penggelaran Satelit Surya-1 ke orbit akan memberikan kontribusi yang signifikan bagi perkembangan teknologi keantariksaan di Indonesia,” kata Kanasugi.
“Karena tahun 2023 menandai peringatan 65 tahun hubungan Jepang-Indonesia, saya berharap kerja sama R&D antara kedua negara akan semakin ditingkatkan, dan mendorong mahasiswa melakukan riset keantariksaan.”
President Japan Aerospace Exploration Agency, Yamakawa Hiroshi menyampaikan ucapan selamat atas pelepasan Surya Satelit-1 ke orbit.
“Saya yakin dengan pelepasan satellite nano ini telah memberikan banyak keberanian dan harapan kepada masyarakat di Indonesia,” ujarnya.





Komentar tentang post