Hal ini karena dengan memanfaatkan teknologi satelit, maka akan mampu menjangkau wilayah Indonesia yang memiliki ribuan pulau.
“Sebagai bangsa yang besar, kami berusaha untuk membangun infrastruktur ruang angkasa yang lebih baik untuk memberi manfaat bagi pembangunan,” ujarnya.
Ke depan, kata Handoko, BRIN juga tengah mengejar prospek dalam pengembangan banyak konstelasi satelit di masa depan, seperti pengamatan bumi atau konstelasi satelit IoT. Dengan hadirnya para engineer muda ini, dia optimis terhadap perkembangan teknologi satelit di masa depan.
“Saya senang mengetahui bahwa kami masih memiliki banyak calon peneliti muda yang menjanjikan,” katanya.
Handoko mendorong untuk lebih banyak lagi proyek pengembangan satelit, baik dari akademisi maupun industri di masa mendatang.
Menurut Handoko, BRIN akan mendukung penuh dan berkolaborasi terutama dalam mengembangkan penelitian dan inovasi dalam bidang keantariksaan.
Di sisi lain, Handoko juga memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua sponsor yang mendukung proyek ini, terutama Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA) dan United Nations Office for Outer Space Affairs (UNOOSA) yang memberikan kesempatan kepada Tim SS-1 yang merupakan engineer muda dari Surya University untuk mewujudkan impian mereka.





Komentar tentang post