Kamis, Juli 2, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Sulawesi Memiliki Lebih Dari 45 Segmen Sesar Aktif

redaksi
3 Februari 2021
Kategori : Berita
0
Sulawesi Memiliki Lebih Dari 45 Segmen Sesar Aktif

Sejarah gempa merusak dan tsunami di seluruh Sulawesi. Perhatikan pantai barat Sulawesi, banyak kejadian gempa di masa lalu. GAMBAR: DARYONO/TWITTER

“Gempa Mamuju yang terjadi juga diakibatkan oleh aktivitas sesar naik pada zona fold-thrust-belt di bawah permukaan yang melibatkan batuan dasar, yang merupakan bagian dari zona FTB Sulawesi Barat,” katanya.

Guru Besar Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan ITB Iswandi Imran mengatakan faktor kerusakan bangunan tertentu dipengaruhi acuan terhadap building code yang mengacu pada SNI 2002 atau sebelumnya.

Menurut Iswandi, seismic detailing yang terpasang kemungkinan besar tidak memadai untuk zona gempa tinggi.

Seismic detailing biasanya diperhatikan dalam struktur bangunan, khususnya pada bagian balok dan kolom untuk mempertahankan kekuatan apabila terjadi guncangan.

Imran mengatakan, strategi jangka panjang untuk mitigasi risiko pada bangunan yang ada perlu dikaji ulang serta diretrofit agar dapat menahan kejadian gempa besar yang mungkin terjadi.

“Perlu disusun peta kerentanan atau risiko bangunan, khususnya bangunan hunian, di wilayah Sulbar,” ujarnya.

Perancangan bangunan baru, kata Imran, agar dilakukan secara konsisten dengan mengacu pada SNI gempa dan SNI detailing terkini. Ini akan berpengaruh terhadap dampak, baik korban jiwa maupun kerusakan bangunan.

Untuk jangka pendek, kata Imran, perlu disepakati level hazard gempa relevan, yang dapat digunakan untuk mengevaluasi bangunan-bangunan penting eksisting. Khususnya yang direncanakan berdasarkan SNI 2002.

Halaman 3 dari 4
Sebelumnya1234Selanjutnya
Tags: BMKGBNPBGempaGempa SulawesiITB
Bagikan16Tweet10KirimKirim
Previous Post

Cuaca Penerbangan 7 Hari ke Depan

Next Post

Januari 2021, BMKG Mencatat Peningkatan Aktivitas Gempa Tektonik di Indonesia

Postingan Terkait

Mengenal Potensi Wisata Bawah Laut Botubolu’o di Kabupaten Gorontalo

Mengenal Potensi Wisata Bawah Laut Botubolu’o di Kabupaten Gorontalo

2 Juli 2026
Prodi Ilmu Kelautan UNG Terakreditasi Baik Hingga 2031

Program Agribisnis Perikanan UNG Perkuat Transformasi Akademik

2 Juli 2026

Iklim Musiman Global Juli-Agustus-September 2026: Perkembangan Cepat El Niño Kuat

Prakiraan Curah Hujan Global Juli-Agustus-September 2026

Ocean Calculator, Cara Mengukur Nilai Ekonomi Ekosistem Laut Secara Cepat Berbasis Data Ilmiah

Jejak Langkah di Pantai Botubolu’o, Surga Kecil di Pesisir Gorontalo

Depresi Tropis Akan Menguat di Laut Cina Selatan

Peneliti Beberapa Negara Akan Kolaborasi Riset Ikan Purba Raja Laut Coelacanth yang Ditemukan di Dekat Pulau Siladen

Next Post
Januari 2021, BMKG Mencatat Peningkatan Aktivitas Gempa Tektonik di Indonesia

Januari 2021, BMKG Mencatat Peningkatan Aktivitas Gempa Tektonik di Indonesia

Komentar tentang post

TERBARU

Mengenal Potensi Wisata Bawah Laut Botubolu’o di Kabupaten Gorontalo

Program Agribisnis Perikanan UNG Perkuat Transformasi Akademik

Iklim Musiman Global Juli-Agustus-September 2026: Perkembangan Cepat El Niño Kuat

Prakiraan Curah Hujan Global Juli-Agustus-September 2026

Ocean Calculator, Cara Mengukur Nilai Ekonomi Ekosistem Laut Secara Cepat Berbasis Data Ilmiah

Jejak Langkah di Pantai Botubolu’o, Surga Kecil di Pesisir Gorontalo

AmsiNews

REKOMENDASI

Karantina Ikan Memusnahkan Ribuan Koi dan Hirame Asal Jepang

Siklon Tropis Maila Bergerak Lambat Sembari Menguat di Laut Solomon

Bibit 94S Berpeluang Tinggi Menjadi Siklon Tropis

Banjir di Berbagai Wilayah Dalam Sepekan

Kolaborasi 12 Musisi Manado Lewat Lagu Ebiet “Masih Ada Waktu”

Topan Kalmaegi Menguat di Laut Filipina

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.