Kamis, Oktober 22, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Tanpa Mata Kail, Ini Keunikan Memancing Ikan Toli yang Sangat Gesit

redaksi
27 November 2019
Kategori : Berita
0
Tanpa Mata Kail, Ini Keunikan Memancing Ikan Toli yang Sangat Gesit

Ikan toli. FOTO: DARILAUT.ID

Ikan toli hidup dan biasa mencari makan di permukaan laut. saat melihat ikatan benang yang mirip ikan kecil itu bergerak-gerak, langsung dimangsa.

Haaappp…. Saat terasa ikan toli sudah memangsa umpan tersebut, tali nilon diulur sedikit. Kemudian ditarik perlahan.

Ikan toli meronta-ronta di permukaan laut. Bila ikatan benang sebagai umpan sudah masuk dalam moncong, sulit untuk melepas yang sudah terlilit di mulutnya.

Dalam satu jam, jumlah ikan yang bisa ditangkap lebih dari 5 ekor. Perahu yang digunakan untuk menangkap ikan toli harus terus bergerak perlahan. Ini dimaksudkan agar umpan berada di permukaan dan bergerak seperti ikan kecil.

Ikan toli termasuk jenis ikan permukaan yang sangat gesit. Ikan ini tidak mudah ditangkap dengan menggunakan jaring.

Di Sulawesi Utara, ikan toli disebut dengan nama lokal sako. Umumnya di Indonesia, ikan ini dengan sebutan cendro.

Keunikan lain di Sulawesi Utara, seperti di Bunaken dan Sangihe Talaud, umpan ikan sako menggunakan sarang laba-laba.

Di musim barat, jenis ikan sako ini banyak muncul di perairan sekitar Pulau Bunaken. Ikan ini menyukai tempat yang berarus cukup kuat. Makanya, nelayan akan berada di antara arus yang cukup kuat saat memancing ikan ini.

Nelayan di Bunaken, Selat Bangka dan Sangihe, menangkap ikan ini dengan alat bantu layang-layang. Penangkapan ikan dengan layang-layang tidak merusak karang. Sebab, nelayan jauh dari daerah terumbu karang.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: gorontaloPerikanan Tangkapteluk tomini
Bagikan22Tweet7KirimKirim
Previous Post

Perikanan dan Pariwisata Berkelanjutan di Perairan Bali

Next Post

KKP Tertibkan Rumpon dan Kapal Ikan Ilegal Filipina

Postingan Terkait

Kenaikan Suhu Berdampak Luas Terhadap Lingkungan dan Berbagai Risiko Iklim

5 Daerah di Provinsi Gorontalo Kategori Awas Kekeringan

22 Oktober 2026
Tiga Mahasiswa IPB Ciptakan Lamun Sebagai Penghambat Kanker Serviks

Gagas Restorasi Padang Lamun di Teluk Tomini Mahasiwa FMIPA UNG Juara 3 Lomba Esai Nasional

22 Oktober 2026

Topan Super Champi Mendekati Timur Taiwan

Bersiap Menghadapi Puncak El Niño

Peristiwa El Niño Tak Bisa Dihentikan, Dampak Terburuk Bagi Manusia Dapat Dicegah

Peristiwa El Niño Bisa Mencapai Kekuatan yang Belum Pernah Terjadi, Melampaui Skala Pemantauan

Fenomena El Niño Kali Ini Sangat Masif Layaknya Bola Penghancur

Super Typhoon Champi Approaches Eastern Taiwan

Next Post
KKP Tertibkan Rumpon dan Kapal Ikan Ilegal Filipina

KKP Tertibkan Rumpon dan Kapal Ikan Ilegal Filipina

Komentar tentang post

TERBARU

5 Daerah di Provinsi Gorontalo Kategori Awas Kekeringan

Gagas Restorasi Padang Lamun di Teluk Tomini Mahasiwa FMIPA UNG Juara 3 Lomba Esai Nasional

Topan Super Champi Mendekati Timur Taiwan

Bersiap Menghadapi Puncak El Niño

Peristiwa El Niño Tak Bisa Dihentikan, Dampak Terburuk Bagi Manusia Dapat Dicegah

Peristiwa El Niño Bisa Mencapai Kekuatan yang Belum Pernah Terjadi, Melampaui Skala Pemantauan

AmsiNews

REKOMENDASI

Gempa dan Tsunami di Jepang, PM Jepang Imbau Warga Mengungsi

Setahun, Indonesia Butuh 50 Kilogram Ikan per Orang

Pulau Mantehage di TN Bunaken Punya 3 Trail Mangrove

Topan Wutip Akan Menerjang Semenanjung Leizhou Hari Ini

Harga Hiu Belimbing Hidup Mencapai Rp 63 juta Per Ekor

Puluhan Rumpon Ilegal Filipina Ditertibkan di Laut Sulawesi

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.