Selain itu, kerja sama dengan perusahaan lokal, Seki Ironworks dalam perancangan dan pembuatan salah satu mesin penyaring (gravel solter) untuk proses produksi PoreBlock.
Mesin gravel solter ini bersifat semi otomatis yang dapat menyaring agregat menjadi 4 ukuran yang dapat dimanfaatkan baik dalam pembuatan PoreBlock maupun produk bahan bangunan lainnya.
Mesin hasil kerja sama berhasil dikembangkan dan telah dipamerkan di The 9th Hyper Interdisciplinary Conference 2020 di Tokyo, Jepang dan sudah dikirim ke Tasikmalaya, Indonesia, pada 11 September 2020 lalu.
“Mesin penyaring agregat ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi PoreBlock. Karena selama ini penyaringan dilakukan secara manual sehingga memerlukan waktu yang lama untuk mendapatkan ukuran yang dibutuhkan,” ujar Anisa, seperti dikutip dari Itb.ac.id, Selasa (29/9).
Hingga saat ini telah banyak prestasi yang diraih oleh Tech Prom Lab. Di antaranya adalah menjadi Grand Winner GSI 2018 dan Grand Winner Tech Planter Indonesia 2019.
Selain itu, prestasi Grand winner Tech Planter World Communication 2020, Grand Winner Tech Planter Southeast Asia, dan juga mengikuti UNDP X 500 Startups Impact Aim Project.*





Komentar tentang post