Kemungkinan besar 08U tidak akan berkembang secara signifikan, namun ada peluang yang cukup menguntungkan di mana perkembangan dapat terjadi mulai Senin, kata BOM.
Prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), dalam 24 jam ke depan sistem ini akan mengalami peningkatan intensitas tetapi secara bertahap. Pada 48 jam ke depan terpantau terdapat peningkatan kecepatan angin maksimum yang mencapai 20 knot di Timur Laut sistem.
Selanjutnya, 72 jam ke depan tidak menunjukan perkembangan signifikan, akan tetapi cukup meningkatkan intensitas sistem secara bertahap.
Sistem ini, menurut BMKG, di prakirakan akan bergerak ke arah tenggara menuju ke wilayah dengan wind shear vertical rendah yang mendukung pertumbuhan sistem ini, dan juga pada 48 – 72 jam ke depan.
Secara umum, potensi Bibit Siklon Tropis 96S untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 – 72 jam ke depan dalam kategori Sedang, kata BMKG.
Bibit Siklon Tropis 96S memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi perairan di wilayah Indonesia dalam 24 Jam hingga 27 Desember 2025 pukul 19.00 WIB.
Dampak tersebut berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
Angin kencang di pesisir selatan Jawa Timur hingga Nusa Tenggara Timur.




