Rabu, April 22, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Jejak Mikroplastik di Tubuh Biota Laut Hingga Dikonsumsi Manusia

redaksi
27 Desember 2025
Kategori : Berita, Kesehatan, Sampah & Polusi
0
Perlu Konsorsium Riset Sampah Plastik di Indonesia

Ilustrasi mikroplastik. FOTO: NOIR PRIMADONA PURBA

Darilaut – Plastik yang terbuang di daratan masuk ke badang sungai dan terbawa hingga ke laut dapat terdegradasi menjadi mikroplastik. Mikroplastik yang berukuran kurang dari lima milimeter itu tidak hanya berhenti di lingkungan perairan.

Plastik yang terdegradasi menjadi mikroplastik terbawa ke sungai, dibuang dipinggir pantai dan laut, kemudian dimakan plankton, terakumulasi pada ikan dan biota laut lainnya.

Mikroplastik ini masuk ke dalam rantai makanan, hingga akhirnya berpotensi masuk ke tubuh manusia melalui konsumsi pangan laut.

“Inilah yang menjadi latar belakang riset kami, yaitu melihat bagaimana mikroplastik terakumulasi dan berpindah di dalam tubuh biota,” kata Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Teknologi Radioisotop, Radiofarmaka, dan Biodosimetri Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Heny Suseno, seperti dikutip dari Brin.go.id.

BRIN melakukan kajian mikroplastik dari sisi biota laut dan potensi risikonya bagi manusia. Perspektif ini dikaji melalui pemanfaatan teknologi nuklir sebagai alat perunut mikroplastik di dalam organisme hidup.

Heny dan tim mengembangkan pendekatan nuklir dengan melabeli mikroplastik menggunakan radioisotop iodium-131 (I-131).

Mikroplastik berlabel ini kemudian dimasukkan ke dalam media air laut bersama biota hidup, seperti ikan bandeng atau kerang. Pergerakan dan akumulasi mikroplastik di dalam tubuh organisme dipantau secara berkala menggunakan spektrometer gamma, tanpa harus mematikan hewan uji.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Bahaya MikroplastikBiota LautBRINMikroplastikplastikTeknologi Nuklir
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Terletak di Selatan NTT Bibit Siklon Tropis 96S Dapat Membawa Hujan dan Gelombang Laut

Next Post

Indonesia Pantau Mikroplastik Laut Berbasis Protokol Global

Postingan Terkait

Bawa Sampel Tanah Dari Buol Imigrasi Gorontalo Deportasi 4 WNA Asal Cina

Bawa Sampel Tanah Dari Buol Imigrasi Gorontalo Deportasi 4 WNA Asal Cina

22 April 2026
Krisis Teluk Persia dan Selat Hormuz Berdampak pada Ketahanan Pangan di Seluruh Dunia

20.000 Pelaut dan 2.000 Kapal Masih Terdampar di Selat Hormuz

22 April 2026

Hari Bumi Sebagai Pengingat Cara Mengatasi Krisis Lingkungan

5.504 Peserta Mengikuti UTBK-SNBT 2026 di UNG

Hujan Tidak Merata di Berbagai Wilayah di Indonesia

Warek UNG: Pengawas Kunci Menjaga Integritas UTBK-SNBT

Papan Informasi Wisata yang Buruk Dapat Merusak Citra Destinasi

BRIN Kembangkan Kapal Pengolah Sampah untuk Kawasan Pesisir dan Pulau Kecil

Next Post
Indonesia Pantau Mikroplastik Laut Berbasis Protokol Global

Indonesia Pantau Mikroplastik Laut Berbasis Protokol Global

TERBARU

Bawa Sampel Tanah Dari Buol Imigrasi Gorontalo Deportasi 4 WNA Asal Cina

20.000 Pelaut dan 2.000 Kapal Masih Terdampar di Selat Hormuz

Hari Bumi Sebagai Pengingat Cara Mengatasi Krisis Lingkungan

5.504 Peserta Mengikuti UTBK-SNBT 2026 di UNG

Hujan Tidak Merata di Berbagai Wilayah di Indonesia

Warek UNG: Pengawas Kunci Menjaga Integritas UTBK-SNBT

AmsiNews

REKOMENDASI

LSP UNG Siap Melakukan Sertifikasi Kompetensi Kerja

Pengobatan Alternatif Covid-19 Melalui Terapi Plasma Convalescent

KKP Gagalkan Penyelundupan 8,6 juta Benih Lobster, Nilai Rp 1 Triliun

Ekspedisi Pinisi Akan Lanjutkan Pelayaran 15 Desember

Siklon Tropis Courtney Dapat Menguat di Barat Daya Jawa Barat

Gelombang Panas di Cina Catat Rekor Sejak 1961

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.