Polusi udara mempengaruhi sistem lain seperti ekosistem. Deposisi belerang dan nitrogen dapat mengakibatkan pengasaman dan eutrofikasi (diperkaya secara berlebihan dengan nutrisi) sistem air.
Ozon troposfer dapat berdampak negatif pada ekosistem yang menyebabkan hilangnya keanekaragaman hayati dan berdampak negatif pada pertumbuhan tanaman, vitalitas, fotosintesis, keseimbangan air, proses pembungaan, serta kemampuan vegetasi untuk menyerap karbon.
Daftar Merah Spesies Terancam IUCN memasukkan klasifikasi ancaman terhadap keanekaragaman hayati termasuk sub-kelas untuk polutan yang terbawa udara.
Untuk vertebrata darat saja, ada 7.427 spesies yang terancam, 1.181 di antaranya diklasifikasikan sebagai terancam oleh polusi dan 64 secara khusus diklasifikasikan sebagai terancam oleh polutan yang terbawa udara.
Paparan ozon juga dapat menyebabkan penurunan hasil tanaman utama antara 1 – 15 persen dan mempengaruhi nilai gizinya.
Studi terbaru menunjukkan bahwa peningkatan karbon di atmosfer berdampak negatif pada kualitas nutrisi makanan kita. Studi memperkirakan bahwa kerugian ekonomi tahunan akibat dampak ozon pada 23 tanaman mencapai US$26 miliar pada tahun 2006.
Polusi udara bahkan dapat berdampak pada sistem air ketika konsentrasi polutan yang berbahaya menumpuk atau dengan mengurangi kemampuan vegetasi untuk menyaring sistem air.





Komentar tentang post