Setelah mendarat di Aurora, sistem akan melintasi daerah pegunungan Luzon Utara dan muncul di perairan pesisir Pangasinan atau La Union Minggu malam.
Badan Meteorologi Jepang (JMA) mengatakan Fengshen mengarah barat barat-laut dengan kecepatan 20 km per jam (12 knot).
Tekanan udara pada pusat 1000hPa (hektopaskal), kata JMA.
Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC) mengatakan Fengshen terletak 352 km di timur-tenggara Manila, Filipina, dan telah bergerak ke arah barat laut dengan kecepatan 15 km per jam (8 knot) selama 6 jam terakhir.
Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 5,2 meter (17 kaki), kata JTWC.
Fengshen bergerak cepat ke arah barat laut, sejajar dengan pantai utara Luzon tenggara. Selama 12 hingga 18 jam ke depan, Fengshen akan melewati dekat Kepulauan Palillo dan mendarat di sepanjang pantai timur Luzon.
Setelah mendarat, sistem ini akan dengan cepat melintasi pulau tersebut, melewati Teluk Lingayen, dan muncul di Laut Cina Selatan.
8.000 Keluarga Mengungsi di Bicol
Menjelang pendaratan Fengshen, Kantor Pertahanan Sipil (OCD) Filipina Wilayah 5 mencatat hampir 8.000 keluarga di seluruh Wilayah Bicol dievakuasi sebagai tindakan pencegahan terhadap dampak badai tropis tersebut.
Melansir Kantor Berita Filipina, PNA, Juru bicara OCD-Bicol, Gremil Alexis Naz, mengatakan evakuasi preemptif telah dilakukan di Albay, Catanduanes, dan Masbate, yang berdampak pada 7.777 keluarga atau 21.945 jiwa dari delapan unit pemerintahan daerah.




