Rabu, Juni 17, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Resveratrol, Senyawa Alami Tanaman yang Berpotensi Jadi Terapi Baru Penyakit Jantung

redaksi
28 Desember 2025
Kategori : Berita, Kesehatan
0
Resveratrol, Senyawa Alami Tanaman yang Berpotensi Jadi Terapi Baru Penyakit Jantung

GAMBAR: The Egyptian Heart Journal

Darilaut – Penyakit jantung genetik sindrom brugada (Brugada syndrome) dikenal sebagai salah satu penyebab kematian mendadak di usia produktif. Penyakit ini berpeluang memiliki terapi baru di masa depan.

Kajian ilmiah terbaru tim peneliti Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (UNG) mengungkap bahwa resveratrol, senyawa alami yang terdapat pada beberapa tanaman, berpotensi mendukung terapi gen untuk menangani penyakit tersebut.

Tim masing-masing Andin Zahrani Pateda, Andi Alika Azzahra, Kuni Zakiyyah Sumargo, dan Muchtar Nora Ismail Siregar telah memublikasikan hasil penelitian ini di The Egyptian Heart Journal.

Sindrom brugada merupakan gangguan irama jantung akibat kelainan genetik, terutama mutasi pada gen SCN5A yang mengatur aliran listrik jantung.

Melansir fk.ung.ac.id penyakit ini sering tidak bergejala dan kerap baru terdeteksi setelah terjadi henti jantung mendadak.

Kawasan Asia Tenggara tercatat sebagai salah satu wilayah dengan angka kejadian tertinggi.

Selama ini, penanganan sindrom brugada masih mengandalkan pemasangan implantable cardioverter defibrillator (ICD). Alat ini bekerja memberikan kejut listrik saat terjadi gangguan irama jantung, namun tidak memperbaiki penyebab utama penyakit yang bersifat genetik.

Selain itu, ICD juga memiliki risiko efek samping seperti infeksi dan kejut listrik yang tidak diperlukan.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Fakultas Kedokteran UNGPenyakit JantungUNGUniversitas Negeri Gorontalo
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Bibit 96S Berpeluang Sedang Menjadi Siklon Tropis di Selatan NTT

Next Post

Sebulan Setelah Dihantam Siklon Ditwah Lebih Dari Satu Juta Orang Masih Membutuhkan Bantuan di Sri Lanka

Postingan Terkait

Tahun Ini Potensi El Niño Kuat

Peristiwa El Niño dan Dampaknya Bervariasi

17 Juni 2026
Laut Bukan Tempat Buangan Limbah Tambang

Australia Bersiap Menghadapi El Niño

17 Juni 2026

Indikator ENSO Cenderung Fase Hangat

Kabupaten Sigi Paling Terdampak Gempa di Sulawesi Tengah, 1 Orang Tewas dan Lebih Dari 30 Terluka

BNPB dan BPBD Masih Mendata Dampak dan Kerusakan Akibat Gempa Kuat M6,7 di Sulawesi Tengah

Gempa Palu M6,7 Berasosiasi Dengan Aktivitas Sesar Palolo

Gempa Sarangani di Mindanao Mengakibatkan Pengangkatan Dasar Laut Hingga Dua Meter

Gempa Dangkal yang Melanda Sulawesi Tengah Akibat Aktivitas Sesar Sausu

Next Post
Sebulan Setelah Dihantam Siklon Ditwah Lebih Dari Satu Juta Orang Masih Membutuhkan Bantuan di Sri Lanka

Sebulan Setelah Dihantam Siklon Ditwah Lebih Dari Satu Juta Orang Masih Membutuhkan Bantuan di Sri Lanka

TERBARU

Peristiwa El Niño dan Dampaknya Bervariasi

Australia Bersiap Menghadapi El Niño

Indikator ENSO Cenderung Fase Hangat

Kabupaten Sigi Paling Terdampak Gempa di Sulawesi Tengah, 1 Orang Tewas dan Lebih Dari 30 Terluka

BNPB dan BPBD Masih Mendata Dampak dan Kerusakan Akibat Gempa Kuat M6,7 di Sulawesi Tengah

Gempa Palu M6,7 Berasosiasi Dengan Aktivitas Sesar Palolo

AmsiNews

REKOMENDASI

September Ini Korban Tewas Karena Siklon Tropis di Filipina 31 Orang

Bibit Siklon Tropis 92P Berkembang di Barat Daya Banten

KPU Gorontalo Utara Verifikasi Kelengkapan Administrasi Bakal Paslon Pilkada 2024

Pencarian Nelayan Morotai Masih Berlangsung

Kapal Ikan Terbalik di Laut Jepang, 6 ABK Indonesia dan 1 Taiwan Hilang

Sebagian Wilayah Indonesia Masih Musim Hujan, Kemarau 2025 Cenderung Berdurasi Pendek

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.