Darilaut – Badai Tropis (Tropical Storm) Kalmaegi telah menguat menjadi badai tropis parah (Severe Tropical Storm) di Laut Filipina, pada Senin (3/11).
Topan Jepang Nomor 25 dengan nama Filipina “Tino” tersebut selama enam jam terakhir, terletak 598 km di barat laut Kayangel, dan telah bergerak ke arah barat dengan kecepatan 31 km per jam (17 knot).
Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 7,6 meter (25 kaki), kata Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC).
JTWC memperkirakan Kalmaegi akan mempertahankan arah ke barat daya hingga mencapai daratan di Leyte selatan dalam waktu sekitar 2 hari. Selanjutnya, Kalmaegi akan bergerak ke arah barat laut.
Dalam bulletin informasi Layanan Administrasi Atmosfer, Geofisika, dan Astronomi Filipina (PAGASA) yang dikeluarkan Senin pukul 05.00 waktu setempat, ”Tino” semakin intensif saar bergerak ke arah barat daya di atas Laut Filipina.
PAGASA memperkirakan ”Tino” akan bergerak ke arah barat daya selama 12 jam ke depan sebelum bergerak ke barat dan melakukan pendaratan pertamanya di Kepulauan Samar Timur, Leyte, atau Dinagat pada Senin malam atau Selasa (4/11) dini hari.
Setelah itu, ”Tino” akan melintasi Visayas dan Palawan utara sebelum muncul di Laut Filipina Barat pada Rabu (5/11) pagi atau sore hari.




