Rabu, Agustus 19, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Topan Super Bavi Menuju Kepulauan Mariana Utara

redaksi
4 Juli 2026
Kategori : Berita
0
Topan Super Bavi Menuju Kepulauan Mariana Utara

Topan Super (Super Typhoon) Bavi di Samudra Pasifik bagian barat pada Sabtu (4/7) siang. GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – Topan Super (Super Typhoon) Bavi di Samudra Pasifik bagian barat sedang menuju Kepulauan Mariana Utara pada Sabtu (4/7).

Bavi telah membentuk dinding mata baru dengan jarak 634 km Timur Tenggara Mariana Utara atau 684 km timur Guam.

Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 13,4 meter (44 kaki), Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC).

JTWC memperingatkan ini adalah sistem yang berbahaya. Potensi bahayanya meliputi angin kencang yang merusak, curah hujan lebat, gelombang badai, laut bergelombang, tanah longsor, dan banjir bandang.

Dalam 24 jam ke depan, pusaran siklon akan mengambil lintasan barat-barat laut.

Meskipun laju intensifikasi diproyeksikan akan mencapai puncaknya di tengah pergeseran pengarah, kecepatan angin puncak diperkirakan akan mencapai 270 km per jam (145 knot) dalam 1 hingga 2 hari.

Dalam jangka waktu ini, sistem akan mulai berinteraksi dengan kepulauan Mariana, mendorong pusat sirkulasi tingkat rendah di antara pulau Rota dan Tinian.

Menurut JTWC saat siklon bergerak lebih jauh ke barat-barat laut, masuknya massa udara kering barat laut di sekitarnya yang dikombinasikan dengan peningkatan geser angin, mencapai 45 km per jam (25 knot) dalam 4 hari, akan memicu degradasi struktur konvektif secara perlahan dan bertahap serta menyebabkan fase pelemahan menjelang akhir periode perkiraan saat ini.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: JMAJTWCKepulauan Mariana UtaraTopan Bavi
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Pasifik Khatulistiwa Mencerminkan Jejak Terstruktur Peristiwa El Niño

Next Post

Badai Tropis Maysak Mendarat di Perbatasan Vietnam dan Cina

Postingan Terkait

462 Buildings Damaged and 47 People Dead Following Magnitude 7.7 Earthquake in East Nusa Tenggara

658 Fasilitas Pendidikan Rusak Akibat Gempa M 7,7 di NTT

19 Agustus 2026
Gempa M 5,2 di Dekat Kabupaten Nagekeo NTT

Gempa M 5,2 di Dekat Kabupaten Nagekeo NTT

19 Agustus 2026

Mahasiswa UNG Edukasi Hidup Bersih dan Sehat Bagi Siswa SD

Hindari Bangunan Rusak, BMKG Mencatat 2.119 Gempa Susulan di Flores NTT

Rektor UNG Meresmikan Unit Layanan Disabilitas

Gempa Laut M 6,1 Dekat Nias Selatan Menguncang Sebagian Wilayah Sumut dan Sumbar

18 Unsur Nonpemerintah Berpartisipasi dan Membantu Warga Terdampak Gempa M 7,7 dan Tsunami di NTT

Dua Bibit Siklon Tropis Sedang Berkembang di Laut Cina Selatan dan Laut Filipina

Next Post
Badai Tropis Maysak Mendekati Pendaratan di Pulau Hainan Cina

Badai Tropis Maysak Mendarat di Perbatasan Vietnam dan Cina

TERBARU

658 Fasilitas Pendidikan Rusak Akibat Gempa M 7,7 di NTT

Gempa M 5,2 di Dekat Kabupaten Nagekeo NTT

Mahasiswa UNG Edukasi Hidup Bersih dan Sehat Bagi Siswa SD

Hindari Bangunan Rusak, BMKG Mencatat 2.119 Gempa Susulan di Flores NTT

Rektor UNG Meresmikan Unit Layanan Disabilitas

Gempa Laut M 6,1 Dekat Nias Selatan Menguncang Sebagian Wilayah Sumut dan Sumbar

AmsiNews

REKOMENDASI

Januari – Mei, Batam Eskpor Ikan Rp 93,88 Miliar

Banjir Pasang Air Laut Melanda Kabupaten Tegal

Gorontalo Utara Terapkan Pengolahan Bijih Emas Tanpa Merkuri

Topan Sangat Kuat Akan Menghantam Kepulauan Ryukyu dan Taiwan

Erupsi Semeru, 27 Hilang dan 15 Warga Meninggal Dunia

Rasio Tes Indonesia Tak Bisa Serta Merta Dibandingkan dengan Negara Lain

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.