JTWC mengatakan sirkulasi badai ini juga sangat luas, dengan angin berkekuatan badai (gale-force winds) yang menjangkau jauh dari pusatnya.
Topan Super Champi dengan nama Filipina “Rosal” menurut Layanan Administrasi Atmosfer, Geofisika, dan Astronomi Filipina atau Philippine Atmospheric, Geophysical and Astronomical Services Administration (PAGASA) mulai bergerak ke barat laut saat nerada di perairan di sebelah timur ujung utara Luzon.
Dalam buletin PAGASA yang dikeluarkan Rabu pukul 23.00 waktu setempat, Rosal akan terus bergerak ke arah barat laut hingga Jumat (22/10). Selanjutnya, diperkirakan akan mulai berbelok ke arah utara-barat laut, sebelum berbelok kembali ke arah utara-timur laut pada Sabtu (24/10).
Rosal akan terus melemah secara bertahap dan kemungkinan akan turun statusnya menjadi topan pada Kamis. Menjelang hari Sabtu, siklon tropis tersebut akan mulai melemah dengan cepat dan mungkin statusnya menjadi badai tropis parah. (VM)




