Kamis, April 30, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Mengamati Komet Spektakuler Tsuchinshan-ATLAS Satu Jam Setelah Matahari Terbenam

redaksi
16 Oktober 2024
Kategori : Berita
0
Mengamati Komet Spektakuler Tsuchinshan-ATLAS Satu Jam Setelah Matahari Terbenam

Komet C/2023 A3 Tsuchinshan-Atlas di Kota Prizren, Kosovo, pada 14 Oktober 2024. Pengambilan gambar sekitar satu jam setelah matahari terbenam. FOTO: AZEM RAMADANI/EARTHSKY.ORG

Darilaut – Komet spektakuler Tsuchinshan-ATLAS yang hanya bisa terlihat kembali 80 ribu tahun mendatang (apabila belum punah saat mendekati Matahari) mulai menjauh dari Bumi.

Komet dengan katalog C/2023 A3  hari ini Rabu 16 Oktober, berjarak 74,5 juta dari Bumi, berdasarkan aplikasi peta bintang interaktif Theskylive.com. Sebelumnya, 12 Oktober berada pada jarak 70 juta km atau sekitar 44 juta mil dari Bumi.

Makin menjauh dari Bumi, komet akan lebih tinggi untuk diamati apabila pemandangan langit yang cerah di ufuk barat.

Namun, mendekati tanggal 17 Oktober dan saat Purnama, Bulan di perigee, akan mencapai jarak terdekatnya dengan Bumi yakni 357.175 km, langit terang menghiasi Bumi. Ini akan berpengaruh pada kecerlangan komet Tsuchinshan-ATLAS.

Komet tidak pernah naik tinggi di langit. Pada 15 Oktober, Tsuchinshan-ATLAS berada di ketinggian 16° di barat satu jam setelah matahari terbenam.

Pada tanggal 18 akan lebih mudah terlihat pada 25° di atas cakrawala.

Menurut Astronomy.com, Tsuchinshan-ATLAS akan pindah ke konstelasi Ophiuchus pada 19 Oktober, dan mulai tanggal ini Bulan tidak akan lagi menghalangi tampilannya.

Satu jam setelah matahari terbenam, komet akan berada di barat setinggi 28° dan akan terletak cukup dekat dengan bintang Marfik (Lambda [λ] Ophiuchi) bermagnitudo 3,8.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Fenomena LangitKometKomet C/2023 A3 Tsuchinshan-ATLASKomet Tsuchinshan-ATLAS
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Universitas Negeri Gorontalo Kerja sama dengan 10 Perguruan Tinggi di Timor Leste

Next Post

Ribuan Jemaah Menghadiri UNG Berselawat

Postingan Terkait

Melki Gani –  Fajri A. Kidjab Ketua dan Sekretaris Terpilih AMSI Gorontalo Periode 2026-2030

Melki Gani –  Fajri A. Kidjab Ketua dan Sekretaris Terpilih AMSI Gorontalo Periode 2026-2030

30 April 2026
Telah Ditemukan 21 Spesies Baru Kepiting di Hutan Mangrove Timika

Mangrove Dapat Menyerap logam berat Merkuri

30 April 2026

Mangrove Biofilter Alami Mengurai Limbah Budidaya Laut

ENSO dan IOD Kondisi Netral, Monsun Australia Melemah

Waspada Hujan Ringan dan Lebat di Berbagai Wilayah Indonesia

Ekosistem Laut Saling Terhubung

Pengurus AMSI Kepri 2025–2028 Dilantik

Krisis Selat Hormuz, IMO: Kapal dan Pelaut Jadi Alat Tawar-Menawar

Next Post
Ribuan Jemaah Menghadiri UNG Berselawat

Ribuan Jemaah Menghadiri UNG Berselawat

TERBARU

Melki Gani –  Fajri A. Kidjab Ketua dan Sekretaris Terpilih AMSI Gorontalo Periode 2026-2030

Mangrove Dapat Menyerap logam berat Merkuri

Mangrove Biofilter Alami Mengurai Limbah Budidaya Laut

ENSO dan IOD Kondisi Netral, Monsun Australia Melemah

Waspada Hujan Ringan dan Lebat di Berbagai Wilayah Indonesia

Ekosistem Laut Saling Terhubung

AmsiNews

REKOMENDASI

Lanal Yogyakarta Menanam 3 Ribu Bibit Mangrove di Bantul

PBB Memperingatkan Panas Ekstrem Mengancam Sistem Pangan Global

OceanX dan Peneliti Indonesia Temukan Deep-sea Coral Reefs

Kemenhub Tingkatkan Pengawasan Kapal Asing

Penumpang Kapal Laut Meningkat 8,57 Persen

Gempa Mentawai, 2.326 Mengungsi dan Sejumlah Bangunan Mengalami Kerusakan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.